;

Jaringan Listrik Diawasi Ribuan Petugas

28 Dec 2024 Kompas
Jaringan Listrik Diawasi Ribuan Petugas

Potensi cuaca ekstrem turut mengancam jaringan listrik se-Jawa, Madura, dan Bali. Padahal, beberapa daerah yang menjadi pusat kegiatan selama libur Natal dan Tahun Baru itu membutuhkan pasokan listrik sebesar 26.000 megawatt. Sebanyak 10.000 petugas pun disiagakan untuk memantau dan memperbaiki jaringan listrik yang terdampak. Selain petugas, kesiapan sejumlah fasilitas pembangkit dan transmisi listrik juga diperiksa. Cadangan pasokan untuk mengantisipasi peningkatan pemakaian listrik di akhir tahun pun disiapkan. Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Evy Haryadi mengatakan, pihaknya menyiapkan 10.000 petugas dalam kondisi bertegangan (PDKB) untuk memitigasi dan memperbaiki jaringan listrik saat terdampak cuaca buruk. Para petugas itu ditempatkan di 4.000 posko. Posko dimaksud berada di sekitar tempat wisata dan kota-kota besar se-Jawa, Madura, dan Bali. ”Tantangan tahun ini yang terbesar tentu potensi cuaca buruk di akhir tahun. Jadi, kami sudah menyiapkan petugas jauh-jauh hari, khususnya satu bulan terakhir,” ujarnya di sela pemantauan Unit Induk Pusat Pengaturan Beban (UIP2B) PLN, Depok, Jawa Barat, Jumat (27/12/2024).

Dalam pemantauan tersebut, turut hadir Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara Kartika Wirjoatmodjo, serta Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT PLN Sinthya Roesly. Evy melanjutkan, selain menyebar petugas, pihaknya juga memeriksa sejumlah fasilitas pembangkit dan transmisi listrik, salah satunya UIP2B PLN Gandul, Depok. Fasilitas tersebut terdiri atas dua unit PLN, yakni Unit Pengatur Beban dan Unit Transmisi untuk sistem se-Jawa, Madura, dan Bali. Keduanya berfungsi mentransmisikan 500 kilovolt (KV) listrik yang disalurkan ke transmisi 150 KV dan 70 KV. Menurut dia, pemeriksaan unit induk pusat pengaturan beban listrik itu krusial untuk menjamin pasokan listrik saat libur Natal dan Tahun Baru. Kendati masih di bawah beban puncak sebelum masa liburan, diprediksi total beban listrik akan mencapai 26.000 mega watt. Cadangan pasokan listrik sebesar 46.000 megawatt juga disiapkan untuk mengantisipasi kebutuhan listrik akhir tahun. ”Kami memperkirakan, kebutuhan beban puncak akhir tahun nanti hanya 26.000 mega watt di Natal dan Tahun Baru. Beban puncak diprediksi turun karena masyarakat cenderung berlibur. Dari pemantauan sementara, pergerakan di Jawa cenderung ke arah timur yang banyak tempat wisata,” ujarnya. (Yoga)

Tags :
#PLN #Listrik
Download Aplikasi Labirin :