Tercapainya Konsensus Standar Pasar Karbon
Negara-negara pihak Konferensi Para Pihak tentang Perubahan Iklim PBB Ke-29 atau COP29 di Baku, Azerbaijan, mencapai konsensus dalam standar pasar karbon berdasar Artikel 6.4 Kesepakatan Paris. Hal ini akan memastikan pasar karbon internasional berjalan dengan integritas di bawah pengawasan PBB. Demikian disampaikan Lead Negotiator COP29, Yalchin Rafiyev, Sekretaris Eksekutif Konvensi Kerangka Kerja Perubahan Iklim PBB (UNFCCC) Simon Stiell, dan Climate Change High-Level Champion COP29, igar Arpadarai di Blue Zone, Baku Stadium, Azerbaijan, Selasa (12/11). Rafiyev menuturkan, negara pihak mencapai konsensus terkait Artikel 6.4 dan mekanisme dinamis untuk memperbaruinya.
Ini jadi perangkat untuk mengarahkan sumber daya pada negara-negara berkembang dan menghemat 250 miliar USD per tahun saat menerapkan rencana iklim. Negara pihak yang hadir di COP29 menunjukkan fleksibilitas, kolaborasi, dan mencapai kesepakatan. ”Kita melihat antusiasme dan determinasi yang belum ada sebelumnya pada Artikel 6,” ujarnya. Pada pertemuan puncak pemimpin negara, Selasa-Rabu (12-13 November 2024) para pemimpin negara diharapkan berbicara dan mengambil langkah kuat. Dunia menanti mereka berbicara dan bertindak mengatasi krisis iklim. Menurut Simon Stiell, Artikel 6 Kesepakatan Paris bukan birokrasi rumit PBB. Ketika sudah berjalan, pasar karbon membantu negara-negara menerapkan rencana iklim demi menekan emisi lebih cepat dan murah. (Yoga)
Postingan Terkait
Perdagangan AS-China
China Meminta Dukungan Lebih Besar dari AIIB
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023