Rupiah Diperkirakan Menguat: Faktor Pendorong yang Muncul
Nilai tukar rupiah menguat pada Rabu (11/9). Rupiah
spot
naik 0,34% ke Rp 15.402 per dolar Amerika Serikat (AS) dan di Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI) naik 0,20% ke Rp 15.415 per dolar AS.
Pengamat Komoditas dan Mata Uang, Lukman Leong mengatakan, secara umum dolar AS cenderung melemah dari mayoritas mata uang. "Dolar terkoreksi setelah debat capres Trump dan Harris," ujarnya, Rabu (11/9).
Kepala Ekonom Bank Permata, Josua Pardede menyebutkan, pasar mengekspektasikan inflasi bulanan AS, tetap di 0,2%. Sementara inflasi tahunan diproyeksikan akan turun ke 2,6% dari 2,9%. Sedangkan laju inflasi inti tahunan tetap sebesar 3,2%.
Baik Josua dan Lukman sepakat rupiah hari ini diproyeksikan akan bergerak di kisaran Rp 15.350 hingga Rp 15.450 per dolar AS.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023