Tambah Likuiditas, BI Optimis Kredit Tembus 12%
Bank Indonesia (BI) optimistis pertumbuhan kredit di akhir tahun ini akan berada di batas atas dari target 10-12%. Hal ini didukung oleh insentif yang diberikan kepada perbankan lewat kebijakan likuiditas makropudensial (KLM) dengan penambahan sektor tertentu. Deputi Gubernur BI Juda Agung mengatakan, per 1 Juni dampak kebijakan terhadap tambahan likuiditas sebesar Rp 81 triliun. Sementara, sampai akhir tahun akan ada tambahan Rp 115 triliun, sehingga secara total insentif likuiditas yang diberikan menjadi Rp 280 triliun. "Kami perkirakan dengan tambahan KLM ini pertumbuhan kredit akan di batas atas 10-12%. Secara whole year bisa mencapai 12%, itu kira-kira," tutur Juda. Per April 2024, kredit tumbuh tinggi sebesar 13,09% (yoy) didorong oleh pertumbuhan kredit di banyak sektor, seperti sektor industri, jasa dunia usaha, dan perdagangan, sejalan dengan meningkatnya pertumbuhan ekonomi. (Yetede)
Tags :
#KreditPostingan Terkait
Langkah Ekspansi dan Divestasi Perusahaan
24 Jun 2025
Pinjaman Bank Kini Lebih Mahal daripada Obligasi
23 Jun 2025
Bank Masih Dilema Menurunkan Bunga Kredit
20 Jun 2025
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023