SUBSIDI ENERGI : BBM Berkualitas & ‘Hijau’ Perlu Perhatian
Otoritas hilir minyak dan gas bumi menyetujui usulan agar subsidi bahan bakar minyak diberikan kepada produk yang memiliki kualitas tinggi dan lebih ramah lingkungan, sesuai dengan spesifi kasi Euro 4. Anggota Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Saleh Abdurrahman mengatakan, idealnya subsidi energi saat ini melekat kepada produk yang memiliki kualitas tinggi dan ramah lingkungan. Meski begitu, pemerintah tetap perlu mempertimbangkan harga jualnya dan beban subsidi atau kompensasi yang bakal dikeluarkan. Menurutnya, pemerintah saat ini memiliki pekerjaan rumah untuk memastikan kepastian pasokan bahan baku bioetanol sebagai campuran untuk Pertamax Green Series di sisi hulu untuk keberlanjutan BBM berkualitas tinggi.
“Pemerintah perlu mempertimbangkan harga, kesiapan infrastruktur dalam negeri, dan bioetanol terutama [untuk campuran] 5% sampai 7%. ”Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati sebelumnya berharap usulan pengalihan subsidi Pertalite dapat menjaga harga Pertamax Green tetap sama dengan harga yang saat ini berlaku untuk Pertalite yang mendapat kompensasi dari pemerintah.
“Tentu ini akan kami usulkan, kami bahas lebih lanjut dan tentu saja ketika ini menjadi program pemerintah, Pertamax Green 92 harganya pun regulated, tidak mungkin diserahkan ke pasar karena ada mekanisme subsidi atau kompensasi di dalamnya.”
Tags :
#Postingan Terkait
Menakar Daya Tahan Momentum Elektrifikasi
Amankan Pasokan BBM Dalam Negeri
Perang Global Picu Lonjakan Utang
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
Kenaikan Harga Minyak Dongkrak Saham Energi
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023