;

JKN, Lima Juta Peserta Nonaktif Direaktivasi

JKN,
Lima Juta Peserta Nonaktif Direaktivasi

Jumlah peserta program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) nonaktif mencapai lebih dari 53 juta orang. Berbagai inovasi perlu dilakukan untuk mendorong mereka aktif kembali. BPJS Kesehatan menargetkan mengaktifkan kembali status kepesertaan 5 juta peserta nonaktif. Selain untuk meningkatkan penerimaan iuran, status aktif juga penting untuk memastikan setiap peserta mendapat perlindungan jaminan kesehatan. ”Tahun ini kita menargetkan kepesertaan JKN 98 % (dari total penduduk). Penting untuk kita mendorong peserta aktif. Kita targetkan 5 juta (peserta nonaktif) aktif kembali,” tutur Dirut BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti dalam 17th International Conference on Information and Communication Technology (ICT) in Social Security 2024, Rabu (6/3) di Nusa Dua, Bali.

Konferensi ICT merupakan pertemuan global tiga tahunan Asosiasi Lembaga Jaminan Sosial Internasional (ISSA). Pada tahun 2024, konferensi itu diadakan di Bali dengan tema ”Data-Driven Transformation for a Smart, Resilient, and Inclusive Social Security”. Ghufron mengatakan, berbagai pendekatan telah dilakukan untuk mendorong keaktifan status peserta JKN. Salah satunya melalui inovasi Pesiar, yakni program Petakan, Sisir, Advokasi, dan Registrasi. Lewat program ini, BPJS Kesehatan bekerja sama dengan perangkat daerah untuk menyisir warga yang belum menjadi peserta JKN ataupun peserta yang status keanggotaannya tidak aktif. Jika ditemukan ada warga yang belum terdaftar atau status kepesertaannya tidak aktif, perangkat daerah bisa melaporkan atau membantu mendorong individu tersebut untuk memproses kepesertaannya. (Yoga)

Download Aplikasi Labirin :