Menanti Sinterklas Berbagi Kado Akhir Tahun di Bursa
Sentimen suku bunga tinggi yang selama ini menghantui pasar keuangan nampak mulai mereda. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diramal bergerak lebih bertenaga di sisa tahun ini. Pasar lebih optimistis lantaran ada penurunan probabilitas kenaikan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve. Bank Indonesia (BI) menyebut probabilitas kenaikan suku bunga The Fed pada akhir tahun sudah di bawah 50%. Sedangkan dari Fed guidance yang dihimpun CME Group Fedwatch Tool, fed fund rate (FFR) masih akan tetap sebesar 5,25%-5,50% pada akhir tahun ini. Peluang kenaikan FFR dalam pertemuan Desember 2023 mendatang hanya sekitar 4,82%. Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus mengatakan, pernyataan Gubernur The Fed Jerome Powell yang bilang kalau tingkat suku bunga The Fed sudah berada di puncaknya membuat ketidakpastian berkurang. Sentimen pemilu pun bakal menggairahkan pasar saham. Tapi, Direktur Avere Investama Teguh Hidayat mengatakan, kendati masih ada ruang kenaikan IHSG, nilainya sudah tak banyak lagi. Di sisa tahun ini, IHSG bakal lebih banyak disokong oleh sentimen dalam negeri, seperti pemilu dan rilis laporan keuangan emiten. Pengamat Pasar Modal dari Universitas Indonesia, Budi Frensidy mengatakan, peluang IHSG untuk naik di akhir tahun akan lebih besar jika The Fed tetap menahan bunga acuannya di pertemuan Desember mendatang. Bahkan, santa claus rally pun berpeluang terjadi di bulan depan. Pengamat dan Praktisi Pasar Modal, Hans Kwee bilang, sikap dovish The Fed membuat tekanan terhadap nilai tukar rupiah mulai berkurang. Hitungan Hans, IHSG berpeluang konsolidasi menguat dengan support 6.639-6.600 dan resistance 6.878-6.986 hingga akhir 2023. Sedangkan prediksi Nico, IHSG hingga akhir tahun bisa ke 7.120-7.180.
Tags :
#SahamPostingan Terkait
Sinyal Kuat Kebangkitan IHSG
30 Jun 2025
Perang Global Picu Lonjakan Utang
25 Jun 2025
Perang Memanas, Saham Energi Kian Mendidih
24 Jun 2025
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
24 Jun 2025
Ketegangan AS–Iran Tekan Sentimen Pasar Global
23 Jun 2025
Bank Masih Dilema Menurunkan Bunga Kredit
20 Jun 2025
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023