RASIO BOPO MEMBAIK : PERTANDA APIK BISNIS PEMBIAYAAN
Industri pembiayaan atau multifinance di Tanah Air mampu menjaga tingkat efisiensi bisnis yang tecermin dari rasio beban operasional terhadap pendapatan operasional yang jauh lebih baik dibandingkan dengan sebelumnya. Bisnis pembiayaan sempat mencatat rasioa beban operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) hingga di atas 90% pada 2020 atau saat pandemi Covid-19. Kala itu, kenaikan BOPO juga disertai dengan naiknya nonperforming finance (NPF) di industri pembiayaan yang menyentuh angka di atas 5%. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan, BOPO di industri pembiayaan sampai dengan Juni 2023 tercatat 77,85%. Angka itu lebih rendah dibandingkan dengan periode yang sama 2022 di level 78,26%. Menurut Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) Suwandi Wiratno, ada sejumlah faktor yang memengaruhi rasio BOPO, salah satunya naiknya rasio NPF lantaran perusahaan pembiayaan yang mengerek pencadangan. “Tapi, kami melihat BOPO turun dengan sangat baik daripada saat Covid-19 yang lebih dari mencapai 92% dan sekarang di angka 78%, itu di angka yang sangat-sangat baik,” ujar Suwandi saat dihubungi Bisnis, Kamis (31/8). Perusahaan pembiayaan PT Mandiri Utama Finance (MUF) mencatatkan tren penurunan rasio BOPO pada semester I/2023. Direktur Utama Mandiri Utama Finance Stanley S. Atmadja mengatakan rasio BOPO di MUF pada Desember 2022 berada di level 83,01% dan di Juni 2023 turun menjadi 77,44%. Hal yang sama juga disampaikan PT Mandiri Tunas Finance (MTF). Anak usaha PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) itu juga mencatatkan penurunan BOPO menjadi sebesar 79% per Juni 2023 Direktur Mandiri Tunas Finance William Francis mengatakan bahwa pihaknya terus berupaya menurunkan BOPO dengan menjaga kualitas kredit dan juga melakukan efisiensi biaya di beberapa segmen. Sementara itu, PT BCA Finance juga menyampaikan rasio BOPO perusahaan turun menjadi 36% per Juni 2023. Sementara itu, Presiden Direktur PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) Ristiawan Suherman menuturkan rasio BOPO sejauh ini masih terjaga dengan keberhasilan dalam menenkan pos-pos belanja.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023