Trafik Naik, Dompet JSMR Semakin Tebal
Bisnis jalan tol masih menjanjikan. Itu yang bisa disimpulkan dari kinerja PT Jasa Marga Tbk di semester I tahun ini. Emiten berkode saham JSMR itu meraih laba bersih Rp 1,15 triliun, naik 56,3% dibandingkan semester I 2022.
Hasil itu tidak terlepas dari pendapatan JSMR yang mencapai Rp 8,9 triliun, atau meningkat 18,3% jika dibandingkan pada periode serupa tahun lalu yakni Rp 7,5 triliun.
Pendapatan tol mendominasi pendapatan JSMR yang mencatatkan hasil Rp 6,13 triliun. Angka itu naik tipis 1% dari semester I 2022 yang sebesar Rp 6,07 triliun.
JSMR juga mengantongi pendapatan usaha lain di separuh pertama 2023 sebesar Rp 848,9 miliar. Lalu, pendapatan konstruksi senilai Rp 1,94 triliun.
Corporate Communication and Community Development Group Head
Jasa Marga, Lisye Octaviana menjelaskan, pendapatan JSMR tidak terlepas dari peningkatan lalu lintas harian rata-rata (LHR) di jalan tol yang dikelola Jasa Marga Group.
Sementara itu, total konsesi jalan tol yang dimiliki oleh JSMR di semester I 2023 sepanjang 1.736 km. Ini sudah termasuk penambahan konsesi terbaru yang diperoleh perusahaan pelat merah ini yakni jalan tol akses Patimban sepanjang 37,05 km yang dikelola oleh PT Jasamarga Akses Patimban (JAP).
Postingan Terkait
Regulasi Perumahan perlu direformasi
Aturan Baru Jadi Tantangan Industri
Langkah Ekspansi dan Divestasi Perusahaan
Transformasi Digital Dorong Perluasan Retail
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023