;

Bisnis Rumah Sakit HEAL, Kian Sehat

Bisnis Rumah Sakit HEAL, Kian Sehat

Penambahan rumah sakit baru menopang pendapatan emiten saham rumah sakit, PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL). Oleh karena itu, tahun ini HEAL pun akan menambah rumah sakit baru demi mengerek pendapatannya. Merujuk pada laporan keuangan semester I-2023, HEAL berhasil meningkatkan pendapatan bersih sebesar 13,79% menjadi Rp 2,69 triliun, dari Rp 2,36 triliun di periode sama tahun sebelumnya. "Pendapatan ini naik seiring dengan penambahan jumlah rumah sakit dan pasien yang dilayani," kata Aristo Setiawidjaja, Direktur Hermina, kepada KONTAN, Rabu (9/8). Berdasarkan segmennya, pendapatan dari jasa rawat inap tercatat menyumbang sebesar Rp 1,54 triliun terhadap total pendapatan HEAL. Nilai tersebut meningkat 8,63% secara tahunan atau year on year (yoy). Pada periode yang sama tahun 2022, HEAL mencatatkan pendapatan dari jasa rawat inap senilai Rp 1,42 triliun. Dari sisi aset, HEAL juga mencatatkan kenaikan menjadi sebesar Rp 8,19 triliun per akhir semester I-2023. Pada akhir Juni 2022, nilai aset HEAL tercatat sebesar Rp 7,59 triliun. Untuk mendorong kinerja tahun ini, HEAL mengalokasikan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp 1 triliun-Rp 1,2 triliun. Hingga semester I-2023, HEAL sudah menyerap lebih dari 50% dari total anggaran belanja modal. "Capex yang sudah dikeluarkan sebesar Rp 642 miliar. Ini sudah 50% lebih," tandas Aristo. Dalam pembangunan rumah sakit di IKN ini, HEAL bekerja sama dengan PT Bina Karya yang merupakan Badan Usaha Otorita (BUO) IKN. Bina Karya akan berperan sebagai master developer dalam pembangunan ini serta menjalankan aspek komersial.

Download Aplikasi Labirin :