Subsidi Langsung ke Petani
Pemerintah tengah menggodok perubahan skema subsidi pupuk menjadi bantuan langsung yang akan disalurkan pada rekening perbankan atau dompet digital milik petani. Harapannya, perbedaan harga pupuk di pasar akan hilang karena subsidi diberikan langsung kepada penerima dan bukan barang. Ketua Umum Perkumpulan Insan Tani dan Nelayan Indonesia Guntur Subagja sepakat dengan rencana tersebut. Menurut dia, pola subsidi pupuk saat ini membutuhkan evaluasi mendasar karena tidak berkorelasi langsung dengan peningkatan produksi pertanian dan kesejahteraan petani. ”Namun, skema bantuan langsung pada petani membutuhkan pendataan akurat,” ujarnya saat dihubungi, Jumat (14/7).
Perubahan skema pupuk bersubsidi dibahas dalam diskusi publik berjudul ”Aplikasi iPubers:Transformasi Kebijakan Pupuk Bersubdi” yang diadakan Ombudsman RI secara hibrida, Kamis (13/7). Paparan Direktur Pupuk dan Pestisida Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan Tommy Nugraha dan Asisten Deputi Prasarana dan Sarana Pangan dan Agribisnis Kemenko Bidang Perekonomian Ismariny memperlihatkan hasil rapat internal yang dipimpin Presiden Jokowi pada 15 Maret 2023, dimana Prsiden memberikan arahan agar pupuk di pasar bersifat satu harga dan skema subsidi pupuk menjadi transfer langsung kepada petani, seperti sistem pada Program Keluarga Harapan. (Yoga)
Postingan Terkait
Bulog Ajukan Tambahan Modal Rp 6 Triliun
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023