Dibayangin Kenaikan FFR, IHSG Dalam Tekanan
JAKARTA,ID-Dibayang-bayangi rencana kenaikan suku bunga The Fed, indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pekan ini diproyeksikan tertekan. Indeks bakal bergerak di kisaran 6.674,7. Menurut CEO Edvisor.id Praska Putrantyo, lalu IHSG akan tertahan oleh sentimen negatif dari inflasi Tiongkok yang diperkirakan kembali meningkat di atas 5% dari kuartal pertama yang sempat melambat 0,1%. Sebaliknya, inflasi AS pada Juni 2023 yang diproyeksikan melambat ke level 3,2% juga akan menjadi sorotan para investor setelah AS berhasil menekan angka pengangguran. "Hal ini membuat kekhawatiran investor mengenai peluang bagi kenaikan Fed funds rate (FFR) setidak 25 bps lagi," kata Praska kepada Investorr Daily. Bank Sentral AS, The Fed, digadang-gadang bakal menaikkan FFR sebanyak dua kali lagi dari posisi saat ini di level 5,0-5,25% sikap hawkish The Fed telah memicu kekhawatiran di pasar finansial global. (Yetede)
Tags :
#SahamPostingan Terkait
Eskalasi Konflik Amerika Serikat – Iran
KETIKA PERAK TAK LAGI SEKADAR LOGAM
Sinyal Kuat Kebangkitan IHSG
Perang Global Picu Lonjakan Utang
Perang Memanas, Saham Energi Kian Mendidih
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
Ketegangan AS–Iran Tekan Sentimen Pasar Global
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023