Antisipasi Dampak Kemarau Panjang
Indonesia diprediksi akan terkena fenomena kemarau panjang (El Nino) pada bulan Agustus 2023 mendatang. Kemarau yang disertai cuaca kering ini dipastikan bakal berdampak terhadap produksi pangan.
Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian (Kemtan) Suwandi mengatakan, pemerintah sudah menyiapkan sejumlah langkah untuk menekan dampak El Nino terhadap produksi pangan nasional.
Salah satunya adalah mendorong petani untuk mempercepat musim tanam setelah panen raya. "Kebijakan Menteri Pertanian adalah percepatan tanam setelah panen raya yang hampir berakhir di bulan Mei," kata Suwandi, Jumat (28/4).
Direktur Ketersediaan Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) Budi Waryanto mengatakan, untuk mitigasi dampak El Nino, Bapanas telah berkoordinasi dengan Menteri BUMN agar segera menugaskan BUMN pangan untuk mengamankan stok dari hulu ke hilir.
Sejatinya, Bapanas hanya berwenang di sektor pasca produksi dan distribusi pangan. Namun, El Nino bisa berimbas pada penurunan produksi, sehingga mengganggu stabilitas harga pangan. Untuk itu, perlu antisipasi sejak dini.
Tags :
#PanganPostingan Terkait
Kopdes Merahputih mendapat dukungan Bank Mandiri
Bulog Ajukan Tambahan Modal Rp 6 Triliun
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023