;

PEMBIAYAAN ENERGI TERBARUKAN : TRANSISI ENERGI BUTUH DONOR BESAR

Ekonomi Hairul Rizal 30 Mar 2023 Bisnis Indonesia
PEMBIAYAAN ENERGI TERBARUKAN : TRANSISI ENERGI BUTUH DONOR BESAR

Transisi energi yang terus didorong pemerintah memerlukan lebih banyak keterlibatan lembaga pembiayaan agar dapat mengakselerasi peralihan pemanfaatan energi fosil ke energi baru dan terbarukan atau EBT. Perusahaan pembiayaan infrastruktur pelat merah PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) mendorong pembentukan taksonomi transisi untuk meningkatkan partisipasi pembiayaan murah dari lembaga keuangan internasional pada program pensiun dini pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di Indonesia.Saat ini, PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau SMI merupakan Energy Transition Mechanism (ETM) Country Platform Manager yang sudah menginisiasi program pensiun dini untuk dua PLTU di Indonesia, yakni PLTU Cirebon-1 dan PLTU Pelabuhan Ratu.“Kami berupaya mencapai kesepakatan mengenai apa yang disebut sebagai taksonomi transisi agar lembaga keuangan dapat berpartisipasi untuk melakukan pembiayaan kepada proyek pensiun dini,” kata Direktur Utama SMI Edwin Syahruzad, Rabu (29/3). Melalui pelonggaran tersebut, SMI berharap dapat menarik pembiayaan lebih masif dari sektor komersial pada upaya pensiun dini PLTU di dalam negeri. Di sisi lain, ETM juga masih perlu menarik pembiayaan atau investasi murah dari lembaga keuangan internasional untuk memastikan berjalannya program pensiun dini PLTU yang membutuhakan biaya tinggi. Di sisi lain, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tengah menyinergikan penyusunan taksonomi pembiayaan untuk kegiatan transisi energi di dalam negeri. Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kemenkeu Febrio Kacaribu mengatakan bahwa sinergi itu berkaitan dengan upaya memasukkan kegiatan transisi energi ke dalam taksonomi pembiayaan yang disusun oleh OJK.

Download Aplikasi Labirin :