KEBUTUHAN POKOK JELANG RAMADAN : LONJAKAN HARGA TAK TERTAHAN
Lonjakan harga sejumlah bahan pokok mulai tak terelakkan sepekan jelang Ramadan. Beberapa komoditas utama pangan seperti cabai dan telur, merangkak naik.
Data Badan Pangan Nasional (Bapanas) pada Selasa (14/3) mencatat harga telur ayam ras naik 1,68% dibandingkan dengan pekan lalu menjadi Rp28.410 per kg di rata-rata pasar seluruh Indonesia. Pada periode yang sama, harga cabai rawit merah juga naik 2,48% menjadi Rp68.960 per kg, dan cabai merah keriting naik 1,32% jadi Rp44.420 per kg. Sebaliknya, bahan pangan yang harganya menurun yaitu beras medium sekitar 1,19% menjadi Rp11.660 per kg, minyak goreng kemasan sederhana turun 0,84% jadi Rp17.900 per kg, dan gula konsumsi turun 0,07% menjadi Rp14.300 per kg. Di Pasar Bendungan Hilir Jakarta, harga telur ayam telah mencapai Rp30.000 per kg. Ketua Asosiasi Peternak Layer Nasional (PLN) Musbar Mesdi mengatakan bahwa kenaikan sejumlah harga komoditas pangan salah satunya telur ayam merupakan kondisi yang terjadi setiap tahunnya atau menjelang HBKN.
Musbar menyatakan kenaikan harga telur ayam tersebut biasanya terjadi karena tiga hal. Pertama, tingginya permintaan dari sektor industri kue kering dan penganan untuk persiapan Idulfitri. Kedua, produktivitas ayam petelur kini menjadi terganggu akibat curah hujan yang tinggi. Ketiga, harga jagung dalam negeri yang saat ini berada di level Rp5.800—Rp6.000 per kg.
Sementara itu, Deputi I Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa menyatakan tengah menyelesaikan penyusunan daerah rawan pangan dalam 2 bulan ini. Menurutnya, penyusunan daerah rawan pangan bertujuan membantu peternak mandiri agar ayam di tingkat kandang yang kini turun bisa kembali terdongkrak. Padahal, harga ayam di pasaran termasuk tinggi menjelang Ramadan.
Sekretaris Jenderal Gabungan Organisasi Peternak Ayam Nasional (GOPAN) Sugeng Wahyudi mengatakan, naiknya harga ayam karkas hampir Rp40.000 per kg di pasar tidak diiringi dengan kenaikan harga ayam hidup (livebird) ditingkat peternak UMKM mandiri yang masih rendah.
Tags :
#PanganPostingan Terkait
Prospek Perbaikan Ekonomi di Paruh Kedua Tahun
Amankan Pasokan BBM Dalam Negeri
Perang Global Picu Lonjakan Utang
Lonjakan Harga Komoditas Panaskan Pasar
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
Harga Energi Naik-Turun, Investor Perlu Cermat
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023