Pengadaan Cadangan Beras Terhambat
Pengadaan cadangan beras pemerintah sebanyak 1,4 juta ton pada musim panen raya Maret-April 2023 di sejumlah daerah menemui hambatan. Perum Bulog tidak bisa segera menyerap gabah dan beras lantaran harganya masih di atas harga pembelian pemerintah. Berdasarkan pantauan Kom- pas di sejumlah sentra padi di Jabar dan Jateng yang panen pada 27-28 Februari, harga gabah kering panen (GKP) di tingkat petani masih di atas Rp 5.000 per kg. Sementara harga gabah kering giling (GKG) di Jabr, seperti Karawang, Subang, dan Indramayu, mencapai Rp 6.000 per kg. Adapun harga beras Rp 9.500 per kg. Harga GKP, GKG, dan beras itu masih lebih tinggi ketimbang batas atas harga pembelian pemerintah (HPP).
Harga batas atas HPP GKP di ting-kat petani ditetapkan Rp 4.550 per kg, GKG di penggilingan Rp 5.700 per kg, dan HPP beras medium di gudang Bulog Rp 9.000 per kg. Jumair (48), pelaku usaha penggilingan kecil mitra Bulog Cirebon, Jawbar, Selasa (28/3), mengaku masih menunggu harga GKP di tingkat petani turun. Saat ini, harga GKP di Cirebon dan sekitarnya masih Rp 5.000 per kg, sementara di Brebes, Jateng, harganya Rp 4.800 per kg. ”Di daerah-daerah itu masih belum banyak yang pane ujarnya di Cirebon. Menurut Jumair, tingginya harga GKP tidak hanya dipengaruhi kenaikan biaya pokok produksi, tetapi juga oleh pedagang dan penggilingan bermodal besar. Mereka berani membeli GKP di tingkat petani di sejumlah daerah yang sudah panen lebih awal, yakni seharga Rp 6.500-Rp 6.800 per kg. (Yoga)
Tags :
#BerasPostingan Terkait
Prospek Perbaikan Ekonomi di Paruh Kedua Tahun
Perang Global Picu Lonjakan Utang
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
Harga Energi Naik-Turun, Investor Perlu Cermat
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023