TANCAP GAS EKSPOR OTOMOTIF
Deru ekspor otomotif pada tahun ini bakal kian melengking setelah kemampuan produksi mobil di dalam negeri mulai melaju di jalur pemulihan. Jumlah pengapalan mobil ke luar negeri juga berpotensi meningkat dibandingkan dengan realisasi pada tahun lalu, seiring dengan perluasan pasar tujuan ekspor baru seperti ke Afrika dan Timur Tengah. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat produksi kendaraan sepanjang 2022 telah mencapai 1,3 juta unit atau melebihi produksi pada 2019 atau periode prapandemi Covid-19 yang hanya 1,28 juta unit. Pada tahun lalu, pabrikan otomotif mampu menjual hingga 1,04 juta unit mobil di pasar domestik atau meningkat 18,1% dibandingkan dengan penjualan pada 2021. Adapun, realisasi untuk pasar ekspor bahkan di atas 400.000 unit. Pada tahun ini, ada keinginan dari kalangan pemegang merek otomotif yang memiliki basis produksi di Indonesia meningkatkan volume ekspor kendaraan lebih tinggi dibandingkan dengan 2022. Setidak-tidaknya, ada peningkatan konsisten sekitar 50% secara tahunan. Secara terperinci, Gaikindo merilis volume ekspor mobil utuh sepanjang 2022 sudah meningkat hingga 60,7% secara tahunan (year-on-year/YoY) menjadi 473.602 unit. Jumlah unit mobil utuh yang dikapalkan pada tahun lalu ternyata jauh melebihi volume ekspor mobil pada 2019 yang hanya 332.002 unit. Namun, Presiden melihat pencapaian itu belum maksimal karena masih kalah jauh dibandingkan dengan Thailand yang pada tahun lalu mampu memproduksi 1,88 juta unit kendaraan dengan mayoritas untuk pasar ekspor.
Postingan Terkait
KETIKA PERAK TAK LAGI SEKADAR LOGAM
Regulasi Perumahan perlu direformasi
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Perjuangan Jakarta untuk Tumbuh 6% di 2026
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023