PENGGALANGAN DANA 2023 : GELOMBANG LANDAI EMISI OBLIGASI KORPORASI
Aksi korporasi penggalangan dana melalui emisi obligasi pada 2023 diperkirakan lebih moderat dibandingkan dengan aksi pada 2022. Korporasi diperkirakan lebih bersikap untuk wait and see menjelang Pemilu dan suku bunga acuan tinggi. Kepala Divisi Pemeringkatan Non Jasa Keuangan I PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) Niken Indriarsih mengatakan aksi penggalangan dana kalangan korporasi pada 2023 tak terlalu menggebu. Menurutnya, energi yang mendorong penggalangan dana lewat penerbitan surat utang sudah tercurah pada 2022 ketika suku bunga acuan murah. Tak heran bila dia menilai penerbitan obligasi korporasi hingga pengujung 2022 bisa mencapai Rp161,32 triliun dengan Rp144,87 triliun di antaranya telah terbit dari Januari hingga Oktober. Seperti diketahui, Bank Indonesia (BI) memulai langkah normalisasi kebijakan moneter melalui kenaikan suku bunga acuan pada Agustus. Head of Fixed Income Research Mandiri Sekuritas Handy Yunianto mengatakan potensi penerbitan obligasi korporasi pada 2023 didorong oleh kebutuhan ekspansi dan refinancing. “Kebutuhan ekspansi didorong oleh ekspektasi masih solidnya pertumbuhan ekonomi Indonesia, meskipun ada ancaman dari risiko resesi global,” kata Handy kepada Bisnis, Minggu (4/12). Dia melanjutkan, aksi refinancing didukung oleh adanya obligasi korporasi yang jatuh tempo di tahun 2023 yang cukup tinggi sekitar Rp119 triliun dan relatif masih rendahnya cost of fund kupon obligasi korporasi.
Tags :
#ObligasiPostingan Terkait
Mengawasi Langkah Strategis Danantara
Perang Global Picu Lonjakan Utang
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
Bank Masih Dilema Menurunkan Bunga Kredit
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023