TRANSPORTASI MASSAL BERBASIS REL : SWASTA DITAWARI MRT & LRT DAERAH
Proyek moda raya terpadu dan lintas rel terpadu di empat kota besar di Indonesia dinilai mendesak dibangun guna mengakomodasi tingginya mobilitas masyarakat perkotaan. Keempat kota itu adalah Medan, Bandung, Surabaya daan Denpasar. Sayangnya, keempat kota itu masih mengalami kendala pendanaan guna merealisasikan proyek moda raya terpadu (MRT) dan lintas rel terpadu (LRT). Sejauh ini, pemerintah pusat meminta pemda setempat mencari pendanaan melalui model kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU). Kondisi itu berbeda dengan MRT Jakarta yang didanai pinjaman Jepang dan LRT Jabodebek yang dibangun menggunakan dana APBN. Ketua Umum Masyarakat Perkeretaapian Indonesia (Maska) Hermanto Dwiatmoko mengatakan bahwa pembangunan angkutan perkotaan berbasis rel di empat kota besar tersebut sudah sangat mendesak. Direktur Eksekutif Institut Studi Transportasi (Instran) Deddy Herlambang juga meminta pemerintah memastikan efektivitas moda transportasi massal untuk empat kota besar itu.
Menurutnya, pemerintah harus memastikan trayek yang akan dibangun tidak sama dengan moda transportasi massal lainnya. Hal itu berkaca pada pembangunan LRT Palembang yang dibangun menggunakan dana APBN tetapi volume penumpang masih minim. Direktur Sarana Perkeretaapian Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kemenhub Djarot Tri Wardhono menyatakan Kemenhub akan mengedepankan skema pendanaan KPBU di tengah keterbatasan pendanaan dari APBN guna membangun MRT dan LRT di empat kota. Rencana pengembangan MRT dan LRT di empat kota besar itu sudah masuk dalam rencana strategis (renstra) Kemenhub. Saat ini, rencana pengembangan moda transportasi itu berada dalam tahap studi.
Tags :
#TransportasiPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023