;

Pemerintah Optimistis Sisa Belanja Terserap Oprimal di Kuartal IV

Politik dan Birokrasi Yoga 07 Nov 2022 Investor Daily
Pemerintah Optimistis Sisa Belanja Terserap Oprimal di Kuartal IV

Kemenkeu optimistis bisa menggunakan sisa anggaran belanja Rp 1.192,5 triliun secara optimal selama November-Desember 2022. Dana itu akan digunakan untuk belanja barang, belanja modal, dan subsidi serta kompensasi bahan bakar minyak (BBM). Staf Ahli Menkeu Bidang Pengeluaran Negara Made Arya Wijaya mengatakan, secara historis, nilai belanja kuartal IV setiap tahun berkisar Rp 900-970 triliun yang dialokasikan untuk belanja barang dan belanja modal. Jika tren itu diterapkan tahun ini, akan ada sisa Rp 222-292 triliun untuk membayar subsidi BBM. “Jadi, kami optimistis sisa belanja negara terserap sampai akhir tahun, karena normalnya begitu secara historis. Pada kuartal IV, belanja kita selalu mencapai Rp 900 triliun selama tiga bulan,” ucap Made dalam media gathering di Bogor, Jumat malam (4/11).

Made memerinci, belanja barang dan belanja modal dilaksanakan secara kontraktual dan jatuh tempo di bulan Desember. Artinya, pembayaran termin akan berakhir di Desember, sehingga transaksi akan selalu naik di kuartal IV, khususnya November dan Desember. Dia menuturkan, jika melihat pola belanja secara kontraktual, pemerintah baru membayarkan uang muka 20% dari nilai proyek. Pembayaran akan dilanjutkan secara bertahap sesuai dari progres proyek. Hal ini menyebabkan tagihan kepada pemerintah akan meningkat pada akhir tahun. “Rata-rata kalau kontraktor bagus dan modalnya cukup baik, malas wara-wiri. Dengan uang muka saja cukup kok, nanti ditagih pada Desember. Makanya, tagihan biasanya menumpuk di Desember,” kata Made. Menkeu Sri Mulyani  mengatakan belanja negara di kuartal IV akan diarahkan untuk mendorong sisi permintaan sebagai penopang pertumbuhan ekonomi. Pada kuartal IV banyak anggaran yang akan dioptimalkan. (Yoga)


Download Aplikasi Labirin :