;

Akuisisis PLTU Pelabuhan Ratu, PTBA Berpotensi Raih Pendapatan Rp 6 T per Tahun

20 Oct 2022 Investor Daily
Akuisisis PLTU Pelabuhan Ratu, PTBA Berpotensi Raih Pendapatan Rp 6 T per Tahun

PT Bukit Asam Tbk (PTBA) berpotensi memperoleh tambahan pendapatan Rp 6 triliun per tahun dari penjualan listrik yang bersumber dari PLTU Pelabuhan Ratu. Hal ini dimungkinkan menyusul ditandatanganinya Principal Framework Agreement antara PTBA dan PLN. Setelah penandatanganan Principal Framework Agreement ini, PTBA dan PLN akan melakukan proses due dilligence (uji tuntas)  progam early retirement PLTU tersebut. Berdasarkan lokasi geografis, tata kelola PLTU Pelabuhan Ratu relatif lebih mudah diintegrasikan dengan sistem rantai pasok PTBA. Kebutuhan batu bara PLTU Pelabuhan Ratu 4,5 juta ton per tahun atau 67,5 juta ton selama 15 tahun, selaras dengan Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) untuk pemanfaatan cadangan batu bara PTBA. Pengambilalihan PLTU akan menggunakan pendanaan murah dengan skema Energy Transition Mechanism (ETM) yang disusun Kemenkeu.

Skema ini merupakan pembiayaan campuran (blended finance) yang melibatkan para investor. Dirut PTBA Arsal Ismail menyampaikan komitmen untuk mendukung kebijakan Pemerintah yang mendorong pensiun dini PLTU dalam rangka transisi menuju energi bersih. PTBA sangat peduli dengan isu perubahan iklim dan siap berkontribusi agar target Net Zero Emission pada 2060 dapat tercapai. “Kerja sama dengan PLN dalam melakukan early retirement PLTU sejalan dengan visi PTBA menjadi perusahaan energi dan kimia kelas dunia yang peduli lingkungan. Kami berharap agar target-target penurunan emisi karbon dapat tercapai dan ketahanan energi tetap terjaga,” kata Arsal Ismail. Keikutsertaan PTBA dalam rencana early retirement PLTU Pelabuhan Ratu ini didasari oleh beberapa pertimbangan strategis. PLTU Pelabuhan Ratu merupakan tulang punggung pasokan listrik di wilayah bagian selatan Pulau Jawa. (Yoga)


Download Aplikasi Labirin :