;

Bank Dunia: Ekonomi Dunia Melemah, Penurunan Kemiskinan Berhenti

Ekonomi Yoga 11 Oct 2022 Investor Daily
Bank Dunia: Ekonomi Dunia Melemah, Penurunan Kemiskinan Berhenti

Bank Dunia memproyeksikan laju penurunan kemiskinan global akan berhenti tahun ini. Hal ini merupakan dampak melemahnya pertumbuhan ekonomi global, ketegangan geopolitik Ukraina-Rusia, pelemahan ekonomi Tiongkok, hingga harga energi dan pangan yang meningkat. "Tahun 2022 laju pengurangan kemiskinan akan semakin terhenti seiring melemahnya ekonomi global," ucap Presiden Grup Bank Dunia David Malpass dalam laporan Proverty and Shared Prosperity 2022 yang dikutip, Senin (10/10). Menurut Malpass setidaknya 667 juta orang diperkirakan berada dalam kemiskinan ekstrem pada 2022. Artinya, 70 juta lebih dari perkiraan tanpa memasukkan dampak panjang dari Covid-19 dan invasi Rusia ke Ukraina. 

"Sementara dalam skenario terburuk, hingga 685 juta orang bisa dalam kemiskinan ekstrem atau (bertambah) 89 juta dari yang seharusnya terjadi. Pada level-level ini, jumlah orang yang diperkirakan keluar dari kemiskinan pada 2022 bisa mencapai 5 juta," kata dia. Dampak kenaikan harga energi dan pangan, kata Malpass telah mendorong lonjakan inflasi yang dalam jangka pendek dapat memiliki dampak sangat merugikan  masyarakat miskin dan rumah tangga yang menghabiskan sebagian besar pendapatan mereka untuk memenuhi kebutuhan makan. Kemudian dalam jangka panjang, sektor rumah tangga dapat beradaptasi dengan harga yang lebih tinggi dengan mengubah pola konsumsi untuk mengurangi dampak naiknya inflasi. Serta, menyesuaikan upah di sektor-sektor tertentu. (Yoga)

Download Aplikasi Labirin :