;

Jaga Kesehatan Finansial

Ekonomi Yoga 03 Oct 2022 Kompas
Jaga Kesehatan Finansial

Setiap 5 Oktober, dunia memperingati Hari Perencanaan Keuangan Dunia. Tujuan penyelenggaraan peringatan ini adalah untuk mengedukasi publik mengenai pentingnya memahami masalah keuangan sejak dini sehingga keuangan keluarga dapat dikelola lebih baik. Pada kesempatan ini, keberadaan profesi perencana keuangan juga diharapkan dapat lebih dikenal masyarakat. Perencana keuangan belum menjadi profesi terkenal seperti profesi dokter, guru, atau pilot yang sering disebut anak-anak sebagai profesi impian. Padahal, keberadaan para perencana keuangan ini sangat membantu  keluarga atau pribadi yang ingin menata keuangannya. Perencana keuangan lebih banyak dimanfaatkan korporasi, seperti bank, untuk memberikan arahan kepada kliennya agar investasinya lebih terarah sesuai kebutuhan. Atau juga oleh perusahaan yang ingin memberikan bekal kepada karyawan untuk memasuki masa purnabakti.

Dunia keuangan sangat dinamis. Berbagai kejadian, seperti kenaikan suku bunga, perubahan aturan pajak, juga berbagai investasi produk baru selalu bermunculan. Seorang perencana keuangan dituntut tetap up to date atas segala perubahan yang terjadi di bidang keuangan. Hasil survei tentang literasi keuangan dari OJK 2019 menunjukkan, indeks literasi keuangan sebesar 38,03 % dan indeks inklusi mencapai 76,19 %. Artinya, secara umum masyarakat Indonesia sudah banyak terpapar dan membeli produk-produk keuangan. Akan tetapi, belum paham betul apa manfaat dan risikonya, seperti ditunjukkan oleh indeks literasi yang masih rendah. Tidak heran, jika investasi bodong dengan berbagai variannya tetap marak. Bertanya kepada para perencana keuangan dapat menghindarkan dari ketidaktahuan semacam itu. Perencana keuangan profesional dapat membantu penempatan investasi yang tepat sesuai tujuan dan situasi klien. Selain itu, perencana keuangan juga memberikan evaluasi sehingga tujuan investasi dan rencana dapat tetap sejalan. (Yoga)


Download Aplikasi Labirin :