;

Pengusaha Kian Tertekan

Ekonomi Yoga 24 Sep 2022 Kompas
Pengusaha Kian Tertekan

Kenaikan suku bunga acuan BI bakal berdampak pada sektor usaha, khususnya yang berskala kecil dan menengah. Untuk mengimbangi beban biaya yang semakin berat di tengah kenaikan harga bahan baku, logistik, dan energi, pengusaha pun bakal menaikkan harga barang dan jasa di pasaran. Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Shinta W Kamdani, Jumat (23/9) mengatakan, secara akumulatif kenaikan suku bunga saat ini sudah hampir 1 %. Itu bukan satu-satunya beban bagi pelaku usaha karena saat ini juga terjadi kenaikan beban produksi dan operasional lainnya akibat efek akumulasi tren inflasi. Karena itu, akan sulit jika pelaku usaha tidak menaikkan harga produk dan jasanya di pasaran. Apalagi untuk industri yang sebelumnya sudah berusaha menahan kenaikan harga di tengah tren inflasi yang tinggi di tingkat produsen.

Dampak terbesar akan dirasakan oleh pelaku UKM atau industri kecil-menengah (IKM) yang umumnya dikenai suku bunga pinjaman yang lebih tinggi karena profil risikonya serta rentan terkena gagal bayar atau default ketika terjadi kenaikan bunga kredit. Sebelumnya, Kamis (22/9), rapat Dewan Gubernur BI memutuskan menaikkan suku bunga acuan 50 basis poin sehingga menjadi 4,25 %. Keputusan ini didasarkan pada meningkatnya tekanan internal berupa inflasi di dalam negeri dan tekanan eksternal seiring agresivitas bank sentral AS dalam menaikkan suku bunga. Sekjen Asosiasi  Indonesia Edy Misero mengatakan, pada dasarnya pelaku usaha dapat memahami alasan di balik kenaikan suku bunga BI tersebut. (Yoga)


Tags :
#Pengusaha
Download Aplikasi Labirin :