JELAJAH PELABUHAN 2022 : PELABUHAN JAYAPURA ATASI PROBLEM MUATAN
Pelabuhan Terminal Petikemas Jayapura terus mendorong peningkatan produktivitas pelabuhan jelang satu tahun merger PT Pelindo (Persero). Salah satu tantangan yang masih dialami oleh pelabuhan hingga saat ini adalah ketidakseimbangan antara muatan bongkar dan muat. Komoditas yang banyak masuk (bongkar) melalui Port Numbay saat ini adalah sembilan bahan pokok atau sembako, material konstruksi, dan semen. Hal tersebut sejalan dengan kebutuhan pembangunan yang masih berlanjut di Bumi Cendrawasih. Pada tahun lalu, muatan komoditas tersebut masuk sebanyak 1,07 juta ton. Namun, jika dibandingkan dengan muatan komoditas yang keluar (muat), jumlahnya sangat timpang yakni hanya 157.951 ton. “Seperti inilah kondisinya di Jayapura. Jadi lebih banyak barang yang masuk dari yang keluar. Karena di sini masih banyak mengandalkan hasil alam, sedangkan kalau hasil alam tidak harus semua bisa dihabiskan,” jelas Plh Head Terminal Petikemas Jayapura Bani Sahara kepada Tim Jelajah Pelabuhan 2022 Bisnis Indonesia, Kamis (15/9)
Tags :
#TransportasiPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023