Utang Baru 2022 Dipangkas Rp 221 Triliun
Kabar baik dari Kementerian Keuangan. Realisasi utang baru untuk mendanai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2022 akan lebih rendah dari proyeksi.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat menyampaikan realisasi APBN 2022 per akhir Juli 2022 menyatakan, realisasi pembiayaan utang sampai akhir Juli 2022 mencapai Rp 236,9 triliun atau 25,1% dari pagu di Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 98 tahun 2022 yakni sebesar Rp 943,7 triliun.
Pemerintah menyesuaikan target lelang SBN. Selain itu target SBN valas mempertimbangkan kondisi kas pemerintah dan dinamika pasar keuangan, dan menambah volume penerbitan SBN Ritel yang juga untuk meningkatkan partisipasi investor domestik.
Sementara penarikan pinjaman program fleksibel menyesuaikan kondisi pemenuhan pembiayaan pemerintah.
Lebih lanjut, bendaharawan umum negara tersebut juga menargetkan penerbitan utang baru pada 2022 hanya mencapai Rp 1.195 triliun atau lebih rendah sebesar Rp 221 triliun dari rencana semula sebesar Rp 1.416 triliun.
Tags :
#UtangPostingan Terkait
Meningkatkan Pendapatan dari Pajak Digital
Perang Global Picu Lonjakan Utang
Aturan Baru Jadi Tantangan Industri
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023