Enam Bulan, Transaksi BI-Fast Mencapai Rp478 Triliun
Bank Indonesia (BI) mencatat nilai transaksi BI Fast Payment (BI-Fast) sejak Januari-Juni 2022 mencapai Rp 478 triliun. Dari nilai tersebut, transaksi terbesar terjadi pada bulan Juni dengan volume sebesar Rp146 triliun. Deputi Gubernur BI Aida S Budiman mengungkapkan, terdapat tiga inisiatif BI bersama industri sebagai tindak lanjut Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2025 antara lain QRIS, BI-Fast, dan SNAP telah menjadi langkah penting bagi perluasan akses pembayaran untuk seluruh masyarakat. Melangkah ke depan, BI menghadirkan tiga komitmen untuk mengakselerasi ekonomi digital dan ekosistem keuangan terintegrasi. Untuk BI-Fast, hingga saat ini jumlah peserta sebanyak 52 yang terdiri atas 51 bank dan satu nonbank yakni Kustodian Sentral Efek (KSEI). "Kedepan, jumlah peserta akan bertambah terus," kata Aida. Nominal transaksi BI-Fast mencapai Rp 478 triliun dengan 128, juta transaksi per Juni, angka ini akan terus mengalami peningkatan sejak diluncurkan pada Desember tahun lalu.(Yetede)
Tags :
#PerbankanPostingan Terkait
Meningkatkan Pendapatan dari Pajak Digital
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
Perjuangan Jakarta untuk Tumbuh 6% di 2026
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023