;

Minat Penonton Bioskop Tinggi

Minat Penonton Bioskop Tinggi

Saat libur Lebaran tahun ini, minat masyarakat untuk menonton film di bioskop tergolong tinggi dibandingkan dengan tahun lalu. Ini ditangkap sebagai sinyal positif bagi pulihnya industri film di masa pandemi Covid-19. Film KKN di Desa Penari yang tayang perdana pada 30 April 2022 merupakan salah satu judul film yang laris di bioskop. Tiket di sejumlah kota terjual habis sebelum film itu tayang. Menurut akun Instagram @kknmovie, jumlah penonton film tersebut di Indonesia mencapai lebih dari 3 juta orang per Senin (9/5). Selain itu, film Doctor Strange in Multiverse of Madness juga menarik minat penonton. Ketua Gabungan Pengelola Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI) Djonny Syafruddin mengatakan, kapasitas bioskop saat ini masih dibatasi, yaitu 70 % kapasitas maksimal, yang kerap terpenuhi beberapa pekan terakhir. Hal ini berpengaruh kepada naiknya omzet pengusaha bioskop. Rata-rata omzet pengusaha bioskop pada masa libur Lebaran 2021 sebesar Rp 4 juta-Rp 5 juta per hari. Dibandingkan dengan periode yang sama pada 2022, omzetnya naik mencapai Rp 30 juta-Rp 50 juta. Ia menambahkan, kenaikan jumlah penonton ini merupakan efek dari euforia publik di masa liburan. Selain Lebaran, momen strategis lain adalah saat masa libur sekolah, Natal, Tahun Baru, dan Idul Adha. Tingginya animo publik untuk menonton di bioskop juga dipengaruhi oleh film yang beredar.

Selama pandemi, penayangan berbagai judul film terpaksa ditunda. Ini menghambat rantai distribusi film. Sebagian film juga mengalihkan penayangannya ke platform over the top (OTT). Kendati platform itu memungkin- kan film ditonton siapa saja, di mana saja, dan kapan saja, sebagian besar pendapatan industri film masih berasal dari penjualan tiket di bioskop. Pandemi Covid-19 pun membuat perkembangan industry film Indonesia mandek. Menurut Ketua Asosiasi Produser Film Indonesia (Aprofi) Edwin Nazir, konsumsi konten film di OTT cukup dominan di kalangan masyarakat selama pandemi. Namun, hal itu belum mampu menutup kerugian yang dialami pelaku industri film. Ini karena mereka turut menghadapi isu pembajakan. (Yoga)


Tags :
#Isu Lokal
Download Aplikasi Labirin :