Produsen Tempe Tahu Tagih Janji Subsidi
Ketum Gabungan Koperasi Produsen Tahu dan Tempe Indonesia (Gakoptindo) Aip Syarifuddin (21/3) mengatakan, pemerintah berjanji menyubsidi kedelai impor yang dibeli produsen tahu dan tempe Rp 1.000 per kg. Janji pemerintah dinyatakan dalam Rakernas Gakoptindo 22-23 Februari di Surabaya. ”Kami sudah menanyakan realisasi janji itu. Namun, katanya masih dalam pembahasan di rapat terbatas sehingga sampai sekarang belum terealisasi,” kata Aip dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi IV DPR RI. Menurut Aip, harga kedelai impor di dalam negeri Rp 12.300 per kg, naik dari Rp 11.500 per kg. Menurut Aip, kedelai impor sebenarnya hanya dibutuhkan untuk bahan baku tempe. Untuk tahu justru lebih baik kedelai lokal karena rasanya lebih enak dan legit serta baunya lebih harum. Gakoptindo membutuhkan 1 juta ton kedelai lokal per tahun.
Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Oke Nurwan menyatakan, pemerintah tengah menyiapkan mekanisme intervensi harga kedelai impor agar produsen tahu dan tempe mampu menjangkaunya. ”Caranya dengan memberikan selisih harga dengan angka tertentu sehingga perajin tahu dan tempe bisa mendapatkan kedelai dengan harga Rp 11.000 per kg,” katanya. Ketua Asosiasi Koro Pedang Nusantara Agus Somamihardja meminta pemerintah menyiapkan substitusi kedelai impor dengan kacang koro pedang (Canavalia ensiformis). (Yoga)
Tags :
#KomoditasPostingan Terkait
Prospek Perbaikan Ekonomi di Paruh Kedua Tahun
Perang Global Picu Lonjakan Utang
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Substitusi Impor Tekstil Jangan Cuma Wacana
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023