Kalimantan Barat Masih Andalkan Listrik Impor
28 Mar 2019
Kontan
Rasio elektrifikasi di wilayah Kalimantan masih terbilang rendah. Pasalnya, PLN masih mengimpor pasokan listrik dari Serawak Malaysia sebanyak 200 MW untuk kebutuhan Kalimantan Barat saat memasuki beban puncak. Saat ini baru ada tiga PLTU skala kecil dan menengah di Kalbar. Saat ini, PLN sedang membangun PLTU mulut tambang yang diperkirakan mampu menyuplai 1.000 MW pada 2020-2022. Sebagai informasi, tahun 2016, PLN meneken kontrak jual beli dengan Serawak Electricity Supply Corporation (Sesco) Malaysia selama 25 tahun. Lima tahun pertama, Indonesia akan membeli dari Sesco, kemudian 5 tahun berikutnya PLN bisa mengekspor listrik ke Malaysia.
Postingan Terkait
Perang Global Picu Lonjakan Utang
25 Jun 2025
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023