Omicron dan Inflasi Bayangi Perolehan Laba Perusahaan AS di 2022
Pertumbuhan laba perusahaan-perusahaan AS untuk tahun depan diprediksi melambat setelah menuai kesuksesan pada 2021. Indeks saham S&P 500 tahun ini pun dilaporkan berada dijalur kenaikan sekitar 24%. Rasio harga terhadap pendapatan indeks juga berada jauh diatas rata-rata jangka panjangnya. Menurut data IBES dari Refinity, penghasilan indeks S&P 500 terlihat naik sekitar 8% pada 2022 setelah tahun ini diperkirakan melonjak 50%, menyusul pulihnya perusahaan-perusahaan dari peraturan karantina.Catatan Refinitiv DataStream menunjukkan rasio harga terhadap pendapatan kedepan untuk S&P 500 berada 21,5, dibandingkan dengan rata-rata jangka panjanganya 15,5. Para pembuat kebijakan The Fed juga memperkirakan laju inflasi tahun depan akan mencapai 2,6% melampaui 2,2% yang mereka proyeksikan pada September. (Yetede)
Tags :
#USAPostingan Terkait
Sinyal Kuat Kebangkitan IHSG
Regulasi Perumahan perlu direformasi
Potensi Tekanan Tambahan pada Target Pajak
Perang Global Picu Lonjakan Utang
Perang Memanas, Saham Energi Kian Mendidih
Transformasi Digital Dorong Perluasan Retail
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023