;

RI Berpacu Jadi Pemain Penting Kendaraan Listrik

22 Nov 2021 Kompas
RI Berpacu Jadi Pemain Penting Kendaraan Listrik

Indonesia berpeluang jadi pemain penting industri kendaraan listrik global, karena potensi pasar besar, selain bahan baku utama baterai listrik, seperti nikel, kobalt, dan mangan. Kemenperin menargetkan produksi mobil listrik dan bus listrik 600.000 unit dari total 3 juta unit kendaraan bermotor roda empat tahun 2030, motor listrik (roda dua dan tiga) ditargetkan 2,45 juta unit dari total produksi 9,8 juta kendaraan bermotor roda dua dan tiga.

Pemerintah aktif melobi BMW dan Mercedes-Benz, oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, untuk membangun pabrik kendaraan listrik, dan sudah ada  empat komitmen investasi pembangunan pabrik kendaraan listrik dengan nilai investasi puluhan triliun rupiah. 

Pertama, investasi Hyundai Motor Corporation senilai Rp 21 triliun secara bertahap pada 2020-2021 dan 2021-2030. Menurut rencana, mereka mulai memproduksi kendaraan listrik berbasis baterai pada 2023. Komitmen kedua adalah Mitsubishi dengan nilai investasi Rp 11,2 triliun yang menurut rencana akan dieksekusi pada 2024. Ketiga, Toyota dengan nilai investasi Rp 7 triliun pada 2024 dan Suzuki dengan nilai investasi Rp 7 triliun-Rp 9triliun pada 2022-2026. (Yoga)


Tags :
Download Aplikasi Labirin :