Penuhi Gizi Keluarga dengan Dendeng Ikan
PALEMBANG, SRIPO - Jumlah produksi ikan ini dapat dijadikan sebagai representasi untuk peluang pengolahan hasil perikanan di Ogan Ilir, khususnya Desa Semambu. Melihat peluang yang bagus ini, tim dosen Prodi Teknologi Hasil Perikanan membagikan pengetahuannya dalam program pengabdian masyarakat.
Dipilihnya Desa Pulau Semambu merupakan bagian dari kecamatan Indralaya Utara, Ogan Ilir, karena kampus utama Unsri terletak di jalan Raya Palembang Prabumulih yang melewati desa Pulau Semambunsari. "Maka sasaran pengabdian tahun 2021 ini adalah desa Pulau Semambu, yang sesuai dengan arah kebijakan Unsri, khususnya Fakultas Pertanian tempat bernaung Teknologi Hasil Perikanan untuk menjadikan desa ini sebagai desa binaan melalui pengembangan yang bersifat pemberdayaan masyarakat berbasis sumber daya yang tersedia, hasil perikanan, melalui perantara peranan BUMDesnya," ujar ketua tim Diversifikasi Olahan Ikan untuk Pemenuhan Gizi dan Peningkatan Pendapatan Keluarga, Sherly Ridhowati, Kamis (16/9/2021).
Ditambahkan ketua tim kegiatan Introduksi Teknologi Pengolahan Ikan Lele Tanpe Limbah, Rinto, kegiatan pengabdian ini mengusung dua tema besar kegiatan yaitu Diversifikasi Olahan Ikan untuk Pemenuhan Gizi dan Peningkatan Pendapatan Keluarga dan Introduksi Teknologi Pengolahan Ikan Lele Tanpe Limbah. "Kedua kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Pulau Semambu, kegiatan pemberdayaannya berupa pelatihan pembuatan dendeng ikan dan abon ikan, kedua produk tersebut diolah dari daging ikan lele," kata Rinto.
Sherly mengatakan, pengolahan daging ikan lele menjadi dendeng dan abon sebagai alternatif diversifikasi produk perikanan untuk pemberdayaan dapat memenuhi gizi keluarga, dan meningkatkan pendapatan. "Dipilihnya ikan lele karena kami melihat produksi ikan lele di pulau Semambu ini sampai 1.233, 55 ton, hal ini dapat dijadikan sebagai sebagai reprensentasi untuk peluang pengoalahan hasil perikanan Ogan Ilir, khususnya desa Semambu," ujar Sherly.
Dendeng ikan dan abon ikan, kedua produk tersebut diolah dari daging ikan lele. Cara membuatnya pun sangat mudah, masyarakat di luar pulau Semambu pun juga bisa membuat dan menjajakannya.
Kegiatan ini diikuti kurang lebih 30 orang termasuk perwakilan dari BUMdes, Lilik, kemeriahan kegiatan pengabdian ini juga dibuka oleh kepala desa Pulau Semambu, Tarzan dan dihadiri juga Wakil Dekan III Fakultas Pertanian Unsri, Herpandi.
Dikarenakan kegiatan pengabdian ini sebagai wahana praktek lapangan maka pelaksanaannya dilakukan selama sebulan, wahana sosialisasi pengenalan berbagai produk perikanan, mulai dari pengolahan, pengemasan, pendampingan izin usaha, pemasaran, hingga pemanfaatan limbah. Kepala Desa serta perwakilan BUMdes desa Pulau Semambu melihat kegiatan ini sangat baik untuk kedepannya, kolaborasi civitas akademik dengan masyarakat sekitar kampus, warga desa Pulau Semambu, untuk ditingkatkan, slogan Dosen/ Mahasiswa Turun ke Desa terbukti melalui pelaksanaan kegiatan ini.
Postingan Terkait
Kopdes Merahputih mendapat dukungan Bank Mandiri
Kemendagri Bentuk Satgas Khusus
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023