;

Setelah Pandemi akan Banyak Pasien Indonesia Tak Lagi Berobat ke LN

Setelah Pandemi akan Banyak Pasien Indonesia Tak Lagi Berobat ke LN

Pandemi Covid-19  tidak saja mengungkapkan rendahnya kapasitas medis di Indonesia, melainkan juga membuka mata pasien kemampuan sejumlah rumah sakit di Indonesia yang terbukti tidak kala bagus dengan rumah sakit  di luar negeri.  Salah satu indikator meningkatnya pasien non-Covid selama pandemi di RS Siloam. Diperkirakan, setelah pandemi, masyarakat yang sudah merasakan pelayanan rumah sakit Indonesia  akan tetap memilih berobat di dalam negeri. "Pasien normal selama pandemi meningkat signifikan dan itu memberikan patient experince," kata Preskom PT Siloam Internasional Hospital Tbk John Riady pada diskusi dengan para pemimpin redaksi di Imperial Golf Club Karawaci, Jumat (15/10).

Sebelum pandemi, banyak pasien tajir Indonesia berobat di luar negeri, terbanyak ke Malaysia dan Siangapura. Banyak devisa Indonesia yang lari ke luar negeri. Pengalaman mendapatkan pelayanan rumah sakit  Indonesia selama pandemi akan mendorong mereka untuk memilih untuk tetap berobat di Indonesia setelah pandemi sekaligus menahan devisa disini. "Pelayanan di Siloam tidak kalah dibanding luar negeri, pengalam bagus yang telah dialami pasien akan tetap kita jaga," ujar Presiden Direktur Siloam Internasional Hospitals Tbk Darjoto Setyawan.

Kualitas pelayanan Siloam sudah mendapat pengakuan Internasional pada 2014, Siloam memperoleh pengakuan dari tiga lembaga akreditasi kesehatan internasional, yakni dari Amerika, Indonesia dan Asutralia. Siloam akan terus membangun rumah sakit baru agar semakin banyak masyarakat yang memperoleh layanan kesehatan berstandar Internasional. Indoneisa membutuhkan rumah sakit dengan dokter dan perawat berkualitas yang tidak saja ahli dibidangnya melainkan berdedikasi tinggi. (yetede)

Tags :
#Kesehatan
Download Aplikasi Labirin :