Koordinasi Pemulihan Ekonomi Bersama Jadi Isu Utama Presidensi G20 2022
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, dalam Presidensi G20 Tahun 2022 terdapat tujuh agenda yang akan dibahas terkait jalur keuangan atau finance track. Namun, isu seputar koordinasi untuk pemulihan ekonomi secara bersama menjadi poin paling utama. “Yang paling utama dan penting adalah mengenai negaranegara G20 akan membahas bagaimana berkoordinasi untuk memulihkan ekonomi global. Temanya, ‘recover together and recover stronger, Untuk bisa bersama dan menjadi lebih kuat dibutuhkan koordinasi policy global," ujar Menkeu dalam Konferensi Pers Menuju Presidensi G20 Indonesia tahun 2022, Selasa (14/9). Pemerintah Indonesia tengah bersiap untuk menyelenggarakan KTT G20 pada 2022 mendatang. Tongkat estafet Presidensi G20 akan diserahkan secara resmi oleh PM Italia kepada Presiden Joko Widodo pada 30- 31 Oktober 2021 mendatang, di Roma. Ini merupakan kali pertama Indonesia menjadi Presidensi G20, sejak forum ini dibentuk pada 1999 yang lalu.
Agenda kedua, semua negara G20 akan membahas terkait
dampak Covid-19 di bidang kesehatan hingga perekonomian,
selain mengenai produktivitas
dan memulihkan ekonomi kembali. Ketiga, terkait central bank
digital currency (CBDC). Keempat, terkait sustainable finance.
Menkeu menjelaskan, agenda keempat merupakan isu
yang juga penting untuk dibahas yaitu menyangkut climate
change, green finance, termasuk
bagaimana stimulus atau dukungan di bidang fiskal guna menciptakan transformasi ekonomi
menuju ekonomi yang hijau dan
sustainable. Selanjutnya yang Kelima,
mengenai cross-border payment.
Ini juga menjadi salah satu
isu yang sangat penting dari
sisi perkembangan payment
system dengan berkembangnya
teknologi digital dan ekonomi
digital.
Keenam, terkait financial inclusion digital and small medium
enterprise (SME). Ketujuh atau
terakhir, dalam G20 tahun 2022
akan dibahas kemajuan dan
pelaksanaan persetujuan serta
perkembangan global taxation
principle.
Tags :
#EkonomiPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023