World
( 19 )Warga di Luar Negeri di Minta Kirim Uang
Pemerintah Sri Langka pada Rabu (13/4) mendesak warga di luar negeri atau ekspatriat untuk mengirim uang untuk membantu membayar dua kebutuhan rakyat paling mendesak saat ini, yakni makanan dan bahan bakar minyak, atau BBM. Desakan ini keluar setelah sehari sebelumnya, pemerintah mengumumkan gagal bayar untuk semua utang luar negeri yang mencapai US$ 51 miliar. Negara pulau di Asia Selatan ini sedang berada dalam cengkraman krisis ekonomi terburuk sejak kemerdekaan pada 1948. Pemerintah terus berusaha mengatasi kemarahan rakyat yang semakin berkobar. Protes pengunduran diri pemerintah. Sementara negosiasi untuk menerima dana talangan IMF belum dimulai. Gubernur Bank Sentral Sri Langka Nandalal Weerasinghe mengatakan bahwa negara membutuhkan bantuan warga Sri Langka yang berada diluar negeri. "Untuk mendukung negara pada saat yang genting ini dengan menyumbangkan devisa yang sangat dibutuhkan," katanya. (Yetede)
AS akan Larang Transaksi Perbankan Rusia
Pemerintahan Presiden Joe Biden telah menyiapkan paket sanksi awal bagi Rusia yang mencakup larangan terhadap lembaga-lembaga keuangan AS memproses transaksi bank-bank besar Rusia. Demikian menurut para sumber pada Minggu (20/2). Terlepas bahwa otoritas AS mengatakan pembatasan perbankan akan menjadi bagian dari paket sanksi yang memungkinkan, rencana pemeritah untuk memutuskan hubungan perbankan, koresponden yang mendukung aliran uang global, adalah sesuatu yang belum pernah dilaporkan sebelumnya. Disamping itu, AS juga bakal menggunakan instrumen sanksi paling kuat terhadap perseorangan dan perusahaan-perusahaan Rusia tertentu dengan menempatkannya kedalam daftar Warga Negara yang Ditunjuk Khusus. Daftar ini secara efektif mengeluarkan warga yang dimaksud dari sistem perbankan AS serta melarang perdagangan mereka dengan warga AS dan membekukan aset AS mereka, demikian menurut sumber. (Yetede)
PDB Jepang Rebound Sebelum Sebelum Dihantam Omicron
Ekonomi Jepang rebound pada akhir 2021, didorong oleh penurunan jumlah kasus virus dan pelonggaran pembatasan. Kondisi ini memacu permintaan sebelum gelombang Omicron melanda negara itu, menurut data yang dirilis, Selasa (15/2). Angka kuartalan yang dirilis oleh Kantor Kabinet Jepang turun tipis dari ekspektasi pasar sebesar 1,5%. Hasil ini juga didorong oleh pemulihan tajam dalam pengeluaran , setelah pencabutan pembatasan virus darurat pada Oktober 2021. Data juga menunjukkan ekonomi Jepang tumbuh 1,7% secara riil pada 2021, menjadi ekspansi tahunan pertama dalam tiga tahun. "(Jepang menghadapi) kerusakan lebih dari yang diperkirakan dari varian Omicron, Pengendalian diri oleh konsumen lebih besar dari yang diharapkan dan kecepatan vaksinasi booster sangat lambat," ujar kepala ekonom USB Securities untuk Jepang Masamichi Adachi, Selasa. (Yetede)
WHO Mendesak Negara-Negara Kaya Untuk Suntik Dana Darurat Covid-19
Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO pada Rabu (9/2) mendesak negara-negara kaya untuk membayar porsi dana yang dibutuhkan untuk melawan pandemi Covid-19 dengan menyumbang US$ 16 miliar. WHO mengatakan, suntikan dana cepat ke Acces to Covid Tools Accelerator (ACT-A) dapat mengakhiri pandemi Covid-19 di tengah darurat kesehatan global tahun ini. ACT-A melahirkan fasilitas Covax, yang dirancang untuk memastikan negara-negara miskin pada akhirnya dapat mengakses vaksin. Oleh karena itu, skema tersebut menginginkan US$ 16 miliar dari negara-negara kaya untuk menutup kesenjangan pembiayaan langsung, sisa kebutuhan dana akan dipenuhi oleh negara-negara berpenghasilan menengah. (Yetede)
Menyimak Budget Pertahanan AS
Anggaran belanja pertahanan AS, sebagai negara adidaya, merupakan yang paling besar di dunia. Presiden AS Joe Biden mengesahkan anggaran pertahanan 2022 sebesar 768 miliar dollar AS, atau Rp 11.000 triliun, 3 kali anggaran pertahanan China (252 miliar dollar AS), dan 12 kali anggaran Rusia (62 miliar dollar AS), atau melebihi APBN RI selama lima tahun. AS sebagai negara adidaya dengan kekuatan militer paling masif di dunia, dengan operasi global, butuhkan anggaran operasional besar, Total biaya tahunan pengoperasian 11 kapal induk dan 9 wing udara 21 miliar dollar AS. (The Maritimepost.com) dengan alokasi program senjata nuklir yang sebagian dikelola Departemen Energi. Selebihnya Pentagon masih akan merinci lagi rencana belanja 2022.
Untuk pertahanan di Indo-Pasifik, Kongres mengucurkan dana lebih besar dari permintaan, dari 4 miliar dollar AS menjadi 7,1 miliar dollar AS. Dengan budget pertahanan besar, AS terus menggiatkan riset di bidang pertahanan, khususnya setelah Rusia umumkan kemajuan teknologi pertahanan, seperti penguasaan rudal hipersonik (Di atas 5,5 kali kecepatan suara atau 6.000 km/jam) yang diklaim tak bisa ditahan oleh sistem pertahanan udara apa pun. Juga situasi keamanan di Asia Pasifik, juga di Eropa, yang memperlihatkan dinamika hangat dengan pengerahan kekuatan satu pihak dibalas show of force pihak berseberangan. (Yoga)
Panduan Transisi Libor bagi Pelaku Pasar Diluncurkan
National Working Group on Benchmark Reform (NWGBR) merilis Panduan Transisi Libor bagi pelaku pasar di Indonesia pada Jumat (24/12). Panduan tersebut diharapkan dapat mendukung proses transisi dari penggunaan Libor atau London Interbank Offered Rate ke suku bunga referensi alternatif (ARR). Dalam panduan ini termuat informasi mengenai latar belakang terjadinya diskontinuitas Libor, timeline penghentian publikasi Libor, implikasi transisi Libor, hingga pedoman persiapan dan rekomondasi transisi Libor yang dapat menjadi acuan bagi pelaku pasar. Keempat otoritas dan lembaga itu adalah oleh BI, OJK, Kementerian Keuangan, dan Indonesia Foreigne Exchange Market Commite. (Yetede)
Waspada Varian Delta Mengancam Dunia
Varian delta Covid-19 yang awalnya diidentifikasi di India telah memicu kekhawatiran baru karena penyebarannya yang relatif cepat. Hingga saat ini, sudah ada 74 negara yang dilaporkan telah terdeteksi oleh varian tersebut. Mengutip The Guardian, wabah varian delta ini sudah dikonfirmasi di China, AS, Afrika, dan negara-negara di lingkar pasifik. Para ilmuwan juga melaporkan varian ini lebih menular bahkan menyebabkan penyakit yang lebih serius.
Beberapa otoritas kesehatan di seluruh dunia saat ini telah mengumpulkan dan berbagi data tentang penyebaran varian baru ini. Ada ketakutan bahwa di negara-negara berkembang, varian ini tidak terpantau jelas karena sistem pemantauan yang kurang baik.
Penyebaran varian baru ini juga mendorong beberapa negara untuk membatalkan pelonggaran pembatasan Covid-19 di wilayahnya. Untuk menanggapi penyebaran varian ini, beberapa negara memiliki pendekatan masing-masing. Pemerintah Inggris juga akan memperpanjang pembatasan aktifitas warga seiring naiknya kasus varian delta.
Studi yang diterbitkan dalam surat penelitian di Lancet mengamati 19.543 kasus komunitas dan 377 kasus rawat inap di antara 5,4 juta orang di Skotlandia. Dari angka tersebut, 7.723 kasus dan 134 kasus rawat inap di antaranya ditemukan memiliki varian Delta.
Di Indonesia, diperkirakan ada gelombang baru infeksi virus korona yang puncaknya pada awal Juli. Hal ini karena varian delta telah menjangkit di beberapa daerah.
Menkeu Prediksi Keuangan Islam Tumbuh Positif
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan, sistem keuangan Islam saat ini telah memantapkan dirinya sebagai pasar utama dalam ekosistem keuangan global serta berkontribusi pada pembangunan ekonomi dan sosial global. Keuangan Islam telah menjadi salah satu segmen dengan pertumbuhan tercepat dari industri keuangan global dan terus berkembang.
Aset keuangan Islam telah meningkat secara signifikan dan jumlahnya meningkat tiga kali lipat selama pasca krisis keuangan global, di mana sekarang mewakili sekitar USD 2 triliun dalam aset perbankan dan sekitar USD 400 miliar dalam aset pasar modal. Tren positif ini diprediksi akan terus tumbuh sekitar USD 3 trillun (Rp 42.793 triliun) pada tahun 2024.
Praktik keuangan Islam telah menarik banyak sektor. Ini didorong oleh fitur kompetitifnya yang menggunakan konsep re-sharing, serta menyebarkan keuangan ke ekonomi riil dan memfasilitasi redistribusi kekayaan dan peluang.
Putin, Jokowi to have bilateral meeting at 2018 EAS
Pilihan Editor
-
TRANSISI ENERGI : JURUS PAMUNGKAS AMANKAN EBT
26 Dec 2023 -
Ekspansi Nikel Picu Deforestasi 25.000 Hektar
14 Jul 2023








