Tags
Nilai Tukar
( 175 )Pembatasan Impor dimulai
Admin
06 Sep 2018 Sindo
Nilai tukar rupiah yang terus melemah mendorong pemerintah untuk melakukan sejumlah langkah strategis salah satunya dengan mengendalikan impor barang-barang konsumsi. Harapannya industri dalam negeri bisa lebih berkembang.Langkah pengendalian impor tersebut dilakukan dengan menaikkan PPh pasal 22 terhadap 1.1.47 pos tarif impor. Langkah tersebut merupakan satu dari sejumlah strategi memperkuat cadangan devisa. cara lain yang bisa ditempuh adalah menggenjot sektor pariwisata dan ekspor serta menarik investasi asing. Presiden Joko Widodo menegaskan pemerintah berkomitmen meningkatkan sektor investasi dan ekspor. ditargetkan dalam satu tahun ke depan ada perubahan sehingga masalah deifist transaksi berjalan (current account deficit/CAD) dapat diatasi.
Genjot Ekspor untuk perkuat ekonomi
Admin
06 Sep 2018 Mediia Indonesia
Pemerintah terus menggenjot ekspor dan investasi serta menekan impor untuk semakin memperkuat fundamen ekonomi sehingga tahan dari pengaruh gejolak global. Kalau bisa defisit neraca perdagangan bisa kita selesaikan, ujar Presiden Joko Widodo ketika menyaksikan ekspor kendaraan produksi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia. beliau mengatakan pula bahwa pelemahan kurs mata uang global terjadi karena faktor eksternal yakni kenaikan suku bunga di AS dan perang dagang AS-Tiongkok.
Bersatu atasi Depresiasi Rupiah
Admin
06 Sep 2018 Mediia Indonesia
Selama ini pemerintah dinilai cukup responsif dan cekatan dalam menahan pelemahan nilai tukar. Masyarakat tidak perlu terlalu khawatir dengan nilai tukar rupiah yang terdepresiasi dolar AS sebab fundamental saat ini dinilai cukup stabil. Ketua DPP Partai Gerindra A Riza PAtria pun meminta masyarakat tenang dan tidak usah panik terhadap penguatan dolar AS terhadap rupiah yang mendekati Rp 15.000,- per dolar AS.
Khawatir Krisis Bursa Asia Melemah
Admin
06 Sep 2018 Mediia Indonesia
Investor waswas jelang kebijakan AS menaikkan bea masuk impor Tiongkok senilai US$ 200 miliar.Kinerja bursa saham Asia pada Rabu (5/9) terpantau melemah, seiring meningkatnya kekhawatiran terhadao ekonomi negara-negara emerging market. Pasca perekonomian Turki dan Argentina mengalami gejolak, kini sentimen negatif muncul dari Afrika Selatan yang berada di ambang resesi setelah era 2009 lalu
Indonesia Teruji Menghadapi Krisis
Admin
10 May 2018 Media Indonesia
Indonesia membutuhkan penanaman modal asing (PMA). Oleh karena itu, PMA friendly menjadi penting. Berkaca dari pembenahan yang telah dilakukan selama 20 tahun terakhir, krisis yang terjadi saat ini seharusnya tidak menjadikan ekonomi Indonesia tumbang. Bank Dunai memprediksi tahun ini pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,2%.
BI Klaim Rupiah Masih di batas Aman
Admin
10 May 2018 Republika
BI terus menyatakan kondisi rupiah masih dalam batas aman, meskipun sudah menembus level Rp15ribu per dolar AS. Menurut bank sentral, sektor keuangan dan sejumlah indikator perekonomian nasional masih terjaga baik. Sektor perbankan juga masih menunjukkan ketahanan yang kuat. Hal ini ditunjukkan dengan rasio kecukupan modal (CAR) yang berada di atas 20%.
BI: Kurs Rupiah Masih dalam Batas Aman
Admin
10 May 2018 Investor Daily
Deputi Gubernur BI mengatakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS masih dalam batas aman karena kondisi di sektor perbankan dinilai memiliki daya tahan dalam menghadapi depresiasi kurs.
Exports Key to Resilience
Admin
10 May 2018 The Jakarta Post
World Bank menyarankan Indonesia untuk lebih serius memperhatikan orientasi eksport untuk membantu melindungi perekonomian dari ancaman eksternal, dimana diantaranay disebabkan oleh pengetatan keuangan di negara berkembang.
Pacu Ekspor dan Investasi
Admin
10 May 2018 Kompas
Peningkatan ekspor dan penanaman modal langsung bisa menjawab tantangan ekonomi akibat ketidakpastian global yang meningkat. Tekanan ketidakpastian global yang meningkat menyebabkan pertumbuhan ekonomi negara-negara di kawasan Asia Timur dan Pasifik melambat termasuk Indonesia. Oleh karena itu, respon kebijakan mesti diarahkan untuk memacu ekspor dan penanaman modal asing secara konsisten dan berkelanjutan. Dampak gejolak ekonomi global juga bisa direkam melalui perjanjian perdagangan dan kerangka investasi antarnegara di kawasan Asia Timur dan Pasifik. Kerjasama perdagangan dapat membuka akses ekspor lebih luas karena pengenaan tarif bea masuk lebih rendah.
Waspadai Utang Luar Negeri
Admin
10 May 2018 Investor Daily
Bila terjadi pelemahan nilai tukar rupiah yang berkepanjangan dan makin dalam, biasanya perhatian banyak kalangan terhadap keberadaan utang luar negeri dalam bentuk valas makin meningkat. Tindakan yang perlu dilakukan oleh korporasi dalam upaya pengelolaan utang luar negeri adalah dengan hedging (lindung nilai). Hedging akan menjadi tameng bagi korporasi yang berfungsi untuk menghindari korporasi dari kerugian akibat gejolak nilai tukar rupiah. Dengan adanya isntrumen lindung nilai, permintaan valas akan lebih terukur, tekanan harga di pasar spot akan berkurang dan pasar valas semakin dalam. Imbasnya, nilai tukar rupiah berpotensi untuk stabil.
Pilihan Editor
-
ANCAMAN KRISIS : RI Pacu Diversifikasi Pangan
10 Aug 2022
