;
Tags

Korporasi

( 1557 )

Lolos Pailit, Waskita Fokus Selesaikan Proyek Berjalan

HR1 27 Aug 2023 Kontan

PT Waskita Karya Tbk (WSKT) telah lolos dari gugatan pailit melalui sidang Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (24/8). Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Majelis Hakim Ketua telah menolak permohonan PKPU yang diajukan oleh salah satu pemegang obligasi WSKT (obligor) yakni Donny Hartanto, melalui kuasa hukumnya, Ferdie Soethiono. Direktur Utama WSKT, Mursyid mengungkapkan, Bendungan Bener ini akan melayani kebutuhan irigasi untuk lahan pertanian seluas 15.519 hektare (ha), suplai air untuk kebutuhan rumah tangga, dan pemenuhan kebutuhan industri. "Bendungan ini diharapkan bermanfaat sebagai kawasan pengembangan pariwisata, disamping juga sebagai konservasi air serta mencegah bencana alam seperti banjir dan longsor," kata Mursyid, Kamis (24/8). Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama menilai, tantangan bagi WSKT saat ini yakni bagaimana terus meningkatkan performa cashflow yang selama ini masih negatif. Sentimen positif bagi mereka saat ini masih dengan adanya kebijakan pemerintah terkait infrastruktur.

Membidik Pasar Generasi Muda

HR1 27 Aug 2023 Kontan

Semakin banyak perusahaan yang fokus pada pasar generasi muda, terutama generasi Z dan milenial. Maklum, jumlah generasi tersebut sekitar 60% dari penduduk Indonesia. Salah satu perusahaan yang menyasar kalangan muda adalah PT Multi Garam Utama Tbk. Emiten berkode saham FOLK ini perusahaan yang bergerak di beberapa sektor. Menurut Direktur Utama FOLK, Danny Sutradewa, perusahaan yang berdiri pada tahun 2019 tersebut mempunyai dua bidang usaha utama. Melalui beberapa entitas anaknya, FOLK Group memiliki tiga pilar utama. Ini menjadi fondasi inti dari ekosistem FOLK Group. Pilar pertama adalah new media commerce. Ini adalah sebuah bisnis kekinian yakni pembuat konten digital. Salah satunya lewat media sosial. Pilar kedua, yakni omni-channel retail brands. Yakni mulai dari produk label Amazara, SYCA dan Dr Soap. Cara ini dilakukan mengingat sejak 6 tahun -7 tahun lalu, terjadi perubahan perilaku generasi muda saat mengkonsumsi media. Di sisi lain, produk ritel di FOLK juga lahir karena perubahan perilaku generasi muda tersebut. Generasi ini mulai mau memakai produk lokal dibandingkan merek luar negeri. Melihat potensi tersebut, FOLK ingin mengembangkan pasar ini. Salah satu langkahnya adalah dengan masuk bursa melalui penjualan saham perdana ke publik atau initial public offering (IPO). Maka, menguatkan kinerja perusahaan dan juga harga saham, FOLK memiliki tiga strategi utama. Pertama, menumbuhkan entitas anak perusahaan FOLK. Menurut Danny, perusahaan ritel biasanya membutuhkan working capital yang cukup besar. Kedua, merger dan akuisisi di perusahaan induk. Jika ada perusahaan yang bagus dan bisa bersinergi, FOLK tidak ragu bakal melakukan akusisi sebagian sahamnya. Ketiga, mendorong anak perusahan untuk bertumbuh dan juga menjadi perusahaan terbuka laiknya FOLK. Strategi tersebut perlu FOLK lakoni. Sebab, kata Danny, perilaku generasi Z termasuk generasi milenial kerap berubah-berubah.

Bersiap Menadah Rezeki dari Bursa Karbon

HR1 25 Aug 2023 Kontan (H)

Indonesia bakal segera memiliki bursa karbon, seiring terbitnya Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 14/2023 tentang Bursa Karbon. Penyelenggara bursa karbon tidak cuma satu. Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia, Jeffrey Hendrik menyatakan, BEI segera mendaftar sebagai salah satunya. Calon pemain lain, ICX, anak usaha Indonesia Commodity and Derivatives Exchange. Bahkan, ICX sudah memfasilitasi perdagangan perdana salah satu produk bursa karbon, yakni Renewable Energy Certificate (REC). Sejumlah emiten diperkirakan bakal menuai berkah dari kehadiran bursa karbon, salah satunya PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO). Manager Corporate Communication & Stakeholder Management PGEO, Muhammad Taufik bilang, PGEO siap berkontribusi di bursa karbon. Analis Saham Rakyat by Samuel Sekuritas, Billy Halomoan membagi emiten yang bisa menuai berkah dari bursa karbon. Pertama, emiten yang fokus ke ekonomi hijau, seperti PGEO, PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) dan PT Kencana Energi Lestari Tbk (KEEN). Kedua, emiten yang mengejar efisiensi energi dan reduksi emisi, serta diversifikasi ke energi hijau. Emiten di kelompok ini adalah PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR), PT Indika Energy Tbk (INDY), PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA), PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO).

Tertopang Proyek Rumah Tapak Baru

HR1 25 Aug 2023 Kontan

PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) masih konsisten mencetak pertumbuhan kinerja hingga semester I 2023. Ke depan, bisnis emiten properti ini bakal ditopang serangkaian peluncuran proyek rumah tapak (landed houses). Analis Henan Putihrai Sekuritas Jono Syafei menjelaskan,BSDE yang sukses mencetak pertumbuhan pendapatan pra penjualan alias marketing sales di semester pertama 2023 sebesar 3% secara tahunan menjadi Rp 4,79 triliun. Pencapaian itu sudah melampaui sekitar 54% dari target marketing sales sebesar Rp 8,8 triliun di 2023. Moncernya marketing sales BSDE didorong oleh segmen pendapatan berulang di tengah peluncuran proyek, terutama pada kuartal kedua 2023. Pendapatan berulang dari produk Hiera dan Layton pada kuartal II 2023 diperkirakan berkontribusi sebesar 51% terhadap marketing sales di segmen residensial pada periode tersebut. Analis Indopremier Sekuritas, Michelle Nugroho dalam riset 20 Juli 2023, menyoroti. ke depan, katalis pendorong bagi marketing sales BSDE akan dibantu peluncuran proyek-proyek baru terutama produk rumah tapak. Analis UOB Kay Hian Sekuritas, Limartha Adhiputra mengatakan, saham-saham properti termasuk BSDE diperkirakan akan mengungguli IHSG di separuh kedua tahun ini karena marketing sales dan pertumbuhan laba dapat membaik. Hal itu seiring suku bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang berangsur meningkat. Limartha melihat, potensi pertumbuhan laba bersih BSDE sebesar 6,8% secara tahunan di 2023. Dengan demikian, BSDE bisa mencapai target marketing sales setahun penuh hingga akhir 2023. Analis Ciptadana Sekuritas, Yasmin Suolisa memproyeksi pendapatan BSDE bisa mencapai Rp 11,06 triliun hingga akhir tahun ini karena penjualan properti diperkirakan akan meningkat di kuartal III dan IV seiring lebih banyak serah terima proyek. Namun, Ciptadana memangkas proyeksi laba bersih BSDE menjadi Rp 2,45 triliun karena biaya non operasional yang lebih tinggi.

Trafik Naik, Dompet JSMR Semakin Tebal

HR1 25 Aug 2023 Kontan

Bisnis jalan tol masih menjanjikan. Itu yang bisa disimpulkan dari kinerja PT Jasa Marga Tbk di semester I tahun ini. Emiten berkode saham JSMR itu meraih laba bersih Rp 1,15 triliun,  naik 56,3% dibandingkan semester I 2022. Hasil itu tidak terlepas dari pendapatan JSMR yang mencapai Rp 8,9 triliun, atau meningkat 18,3% jika dibandingkan pada periode serupa tahun lalu yakni Rp 7,5 triliun. Pendapatan tol mendominasi pendapatan JSMR yang mencatatkan hasil Rp 6,13 triliun. Angka itu naik tipis 1% dari semester I 2022 yang sebesar Rp 6,07 triliun. JSMR juga mengantongi pendapatan usaha lain di separuh pertama 2023 sebesar Rp 848,9 miliar. Lalu, pendapatan konstruksi senilai Rp 1,94 triliun. Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga, Lisye Octaviana menjelaskan, pendapatan JSMR tidak terlepas dari peningkatan lalu lintas harian rata-rata (LHR) di jalan tol yang dikelola Jasa Marga Group. Sementara itu, total konsesi jalan tol yang dimiliki oleh JSMR di semester I 2023 sepanjang 1.736 km. Ini sudah termasuk penambahan konsesi terbaru yang diperoleh perusahaan pelat merah ini yakni jalan tol akses Patimban sepanjang 37,05 km yang dikelola oleh PT Jasamarga Akses Patimban (JAP).

United Bike Siap Gelar IPO, Bidik Dana Rp 2 T

KT1 25 Aug 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA,ID-Produsen sepeda dan sepeda motor listrik merek United, PT Terang Dunia Internusa (TDI) atau United Bike, bersiap menggelar penawaran umum perdana (Initial Public Offering/IPO) saham akhir tahun ini. Perseroan membidik dana segar Rp 1-2 triliun dari aksi itu. Direktur Utama TDI Stephen Mulyadi menyampaikan, IPO bertujuan untuk menggenjot produksi motor listrik di tengah iklim usaha yang mendukung dan keberpihakan pemerintah terhadap motor jenis ini. Stephen menyebut, TDI membutuhkan investasi sekitar Rp 1-2 triliun untuk mengembangkan motor listrik. sebab, perseroan perlu membangun pabrik motor listrik secara terpisah dari pabrik sepeda. "Mudah-mudahan rencana ini bisa dieksekusi tahun depan," jelas Stephen saat berkujung ke kantor B-Universe, Jakarta, Kamis (24/08/2023). Stephen menargetkan, setelah TDI mempunyai pabrik motor listrik sendiri, produksi ditargetkan mencapai 50 ribu unit. Bahkan, Stephen mengklaim, pesanan sebanyak 10 ribu unit sudah diteken. Dia menegaskan, permintaan motor listrik baik dari ritel, pemerintah, maupun korporasi meningkat 60% lebih, setelah pemerintah memberikan insentif bagi industri motor listrik. (Yetede)

Laba Bersih Jasa Marga Melesat 56%

KT1 25 Aug 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA,ID-PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) mencetak laba bersih sepanjang semester I-2023 sebesar Rp1,1 triliun, melesat 56% dibanding periode sama tahun lalu Rp734 miliar. Mengacu laporan keuangan konsolidasian interim perseroan per Juni 2023, keberhasilan Jasa Marga mendongkrak laba bersih didorong kenaikan pendapatan sebesar 18% menjadi Rp 8,9 triliun dari Rp 7,5 trliun. Penghasilan bisnis jalan tol tetap menjadi mesin utama pendapatan perseroan dengan kontribusi sebesar sebesar 6,1 triliun, naik tipis dari sebelumnya Rp 6 triliun. Penguatan daya juga disumbangkan  dari hasil usaha lain, seperti jasa pengoperasian jalan tol yang naik dari Rp 247 miliar pada semester  1-2022, menjai Rp 289 miliar pada enam bulan tahun ini. Selanjut, usaha pemeliharaan jalan tol juga meningkat dari Rp 134 miliar menjadi Rp 283 miliar, termasuk bisnis BBM SPBU yang melejit menjadi  Rp142 miliar dari sebelumnya Rp 82 miliar. Belum lagi, usaha-usaha lain yang  yang dikelola perseroan seperti sewa lahan, sewa properti, dan lainnya yang kompak  mencatatkan pertumbuhan. (Yetede)

Atasi Polusi, Toyota Investasi Program SMART Rp 26 Miliar

KT1 25 Aug 2023 Investor Daily (H)

UBUD,ID-Toyota melalui yayasan Toyota Mobility Foundation (TMF) bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Bali meluncurkan program  Sustainable Advancing Real Tranformation atau SMART di kawasan Ubud, Gianyar, Bali. Program dengan nilai investasi Rp 26 miliar ini bertujuan untuk mengatasi masalah polusi dan kemacetan di Ubud. Melalui program ini, Toyota akan mengerahkan mobil elektrifikasi untuk melayani mobilitas warga lokal dan turis di Ubud. Bali selama enam bulan mulai dari September 2023 hingga Februari 2023. Executive Program Director TMF Pras Ganesh menjelaskan, ada dua solusi yang dilakukan TMF dalam program SMART, solusi pertama adalah menyediakan sepuluh unit kendaraan eletrifikasi (xEV) untuk layanan antar-jemput berdasarkan permintaan di area  Ubud Tengah. Akan ada beberapa perhentian yang semuanya terletak pada jarak 10 menit berjalan  kaki dari tujuan wisata utama dan situs lokal yang populer. Layanan tersebut didukung aplikasi pemesanan SWAT mobility yang berfungsi untuk menikmati kenyamanan  transportasi wisata dan penduduk setempat. (Yetede)

Membangun Ekonomi Sirkular Ala PLN EPI

KT1 25 Aug 2023 Investor Daily

YOGYAKARTA,ID-Sebuah terobosan dilakukan PT PLN Primer Indonesia (PLN EPI)  dalam membangun ekonomi sirkular. Berkolaborasi dengan Keraton Yogyakarta dan pemerintah daerah Istimewa Yogyakarta, PLN EPI melakukan penghijauan di lahan kritis, tandus dan marjinal di Gunung Kidul dengan tanaman Indigofera. Tanaman tesebut nantinya bisa menjadi sumber biomasa untuk co-firing pembangkit listrik tenaga uap (PLTU). Menurut Direktur Biomasa PLN EPI Antonius Aris, ide awalnya adalah menciptakan solusi bagi petani-peternak yang kerap kesulitan memperoleh hijauan untuk pakan ternak, khususnya di musim kemarau. Dari empat tanaman yang diuji cobakan pada akhir 2022 lalu, terbukti tanaman Indigofera yang paling cocok dan mampu bertahan di lahan kering. Selain daun yang bisa langsung  dimanfaatkan untuk pakan, dari tanaman ini, rantingnya bisa dijual ke PLN sebagai sumber biomassa untuk co-firing pembangkit listrik. "Jadi ini ada aspek ekonomi kerakyatan sekaligus environmental-nya. Ada konservasi lahan kritis, lahan tandus dan marjinal, kemudian men-generate pendapatan bagi masyarakat, juga akan menjadi sumber energi alternatif untuk mengurangi penggunaan batu bara dengan energi biomassa pada pembangkit listrik, sehingga akan menekan emisi," kata Aris. (Yetede)

Efek Bersih-Bersih KPR Bermasalah

HR1 24 Aug 2023 Kontan

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) mencetak kinerja datar di semester I-2023. Sejumlah langkah dan strategi akan mendongkrak kinerja emiten ini di separuh kedua 2023. Analis Sinarmas Sekuritas, Arief Machrus menilai, bank yang fokus di kredit properti ini tidak mau ketinggalan dari bank besar lain. Meskipun menghadapi tantangan, BBTN berupaya membalikkan keadaan di semester II 2023. BBTN juga bakal meningkatkan kemampuan pada layanan digital perbankan (e-channel), meningkatkan kualitas aset, mengupayakan profitabilitas, serta memanfaatkan pendanaan dari perusahaan yang kuat. Kepala Riset Aldiracita Sekuritas, Agus Pramono menyoroti, BBTN telah melakukan beberapa perbaikan. Biaya dana atau cost of fund stabil dan pertumbuhan pendapatan non bunga solid. Pada semester I-2023, laba bersih BBTN sebesar Rp 1.47 triliun baru mencapai 42.6% dari ekspektasi laba setahun penuh karena cost of fund lebih tinggi dan pertumbuhan pinjaman yang lebih rendah. Secara rinci, pertumbuhan pinjaman dengan KPR bersubsidi meningkat 10,9% secara tahunan. Sedangkan pinjaman perumahan non subsidi tumbuh sebesar 6,5% yoy. Analis UOB Kay Hian Sekuritas, Posmarito Pakpahan menambahkan BBTN tengah berupaya menyelesaikan penjualan aset bermasalah secara massal sebesar Rp 2,8 triliun di semester kedua 2023.

Pilihan Editor