;

SMIC Catatkan Kenaikan Pendapatan 39% pada 2021

Yuniati Turjandini 14 Feb 2022 Investor Daily

Produsen chip terbesar di Tiongkok, Semiconductor Manufacturing International Corporation (SMIC) melaporkan perolehan pendapatan dan kenaikan laba pada 2021. Terlepas pada tahun itu terjadi krisis keuangan chip global, laju permintaannya tetap kuat. Perusahaan mampu memperlihatkan kinerja baik  meskipun SMIC dimasukkan ke dalam daftar perdagangan hitam Amerika Serikat (AS), yang disebut Daftar Entitas yang memberikan banyak hambatan perkembangan perusahaan, demikian pernyataan yang disampaikan SMIC, yang dilansir CNBC, Jumat (11/2).  Isu ketegangan geopolitik antara AS dan Tiongkok sendiri dilaporkan telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Demikian halnya pertempuran dengan  kedua negara adidaya untuk mendominasi teknologi utama, dimana bidang semikondutor adalah salah satunya. (Yetede)

Konektivitas Lambungkan Pertumbuhan Bisnis e-Commerce

Yuniati Turjandini 14 Feb 2022 Investor Daily

Ketua Umum Asosiasi e-Commerce Indonesia Bima Laga menyampaikan, konektivitas internet/digital telah menyelamatkan ekonomi nasional, termasuk melambungkan pertumbuhan  perdagangan secara elektronik (e-commerce), terutama ketika masa pandemi Covid-19. Bahkan, pertumbuhan e-commerce mencapai 50% pada 2021 dibandingkan tahun sebelumnya. "Tahun lalu pertumbuhan e-commerce kita yang year-on-year menyentuh 50% dan itu bagus sekali. Bagaimana kita bisa terus tumbuh dari tahun ke tahun, tidak lepas dari konektivitas yang dibangun oleh pemerintah," ujar Bima Laga, dalam 'Webinar Sofa-Talk: Konektivitas Digital dan Pemulihan Pasca Pandemi Covid-19' yang digelar Kemenkominfo secara daring dari Jakarta, Jumat (11/2). (Yetede)

Permudah Karantina Untuk Pebisnis

Yuniati Turjandini 14 Feb 2022 Investor Daily

Peraturan karantina untuk para pelaku perjalanan dengan tujuan bisnis dan wisata sebaiknya dipermudah agar ekonomi tidak slow down dan kembali mengalami kontraksi seperti 2020.  Para pelaku bisnis mengeluhkan kewajiban menjalankan karantina lima hari meski mereka sudah dua kali divaksin atau memperoleh vaksin genap dan hasil tes PCR negatif. Bukankah karantina dimaksudkan untuk mencegah penularan ? Jika itu tujuannya, mengapa regulasi dibuat sangat rumit hingga menghambat kegiatan bisnis dan pariwisata? Kita bisa membayangkan rumitnya sebuah perjalanan pariwisata dan urusan bisnis. Pelancong dari Eropa misalnya, mengunjungi Bali. Sebelum bertamasya mengunjungi Bali, mereka yang sudah mendapat hasil test PCR di negerinya dan sudah divaksin genap dan hasil tes PCR di Bali juga negatif, tetapi diwajibkan oleh regulasi Indonesia untuk menjalani karantina lima hari. Terhadap pelancong seperti ini, karantina lima hari mestinya tidak diperlukan. Asal menggunakan prokes, mereka bisa langsung berwisata atau berbisnis. (Yetede)

Nasabah Bank Sumsel Babel Cabang Muaradua Dapat Pajero Sport dan Innova

Fadilla Anggraini 14 Feb 2022 Sriwijaya Post

NASABAH Bank Sumsel Babel (BSB) Cabang Muaradua awal tahun benar-benar lagi kebanjiran rezeki. Hadiah Super Grandprize berupa satu unit Pajero Sport Seharga Rp 500 Juta dimenangkan oleh M Ali Amin (Alm). Undian Super Grandprize diselenggarakan di kantor pusat Palembang, Jum'at (28/1/2022) Hadiahnya diterima oleh Ny M Ali Amin karena M Ali Amin yang juga PNS di Muaradua baru meninggal 3 bulan lalu.

Keberuntungan juga diraih oleh Genasir (77), petani di Muaradua OKU Selatan, memperoleh satu unit mobil Toyota Innova dari Bank Sumsel Babel Cabang Muaradua. Undian Tabungan Pesirah Periode Januari - Desember 2021 diselenggarakan di Kantor Cabang Muaradua, Jum'at (11/2/2022). Pemutaran undian untuk 1 unit kijang Innova ini dilakukan oleh Bupati OKU Selatan diwakili Sekretaris Daerah, H Romzi SE MSi. Untuk 2 unit sepeda motor Honda Beat dimenangkan penabung beruntung masing atas nama Windra Bachri dan A Rahman. Kemudian TV LED 43' diraih Irna Pirawati, Laptop diraih Suwarni dan Lemari Es diraih Mutia Susparini Subandi.

Pemimpin Cabang Bank Sumsel Babel Muaradua Arsi Risun mengatakan Dana Pihak Ketiga hingga akhir Desember 2021 mencapai Rp 302 Milyar. Arsi Risun yang juga didampingi Wakil Pemimpin Cabang Sobirin dan Pemimpin Capem Simpangsender Rangga Fragetha menjelaskan, posisi Tabungan Pesirah akhir Desember 2021 mencapai Rp 136 Milyar. Sementara itu Kredit yang disalurkan per akhir Desember 2021 mencapai Rp 618 Milyar mengalami kenaikan 7,48 % dibandingkan pada posisi akhir tahun 2020 yang sebesar Rp 575 Milyar. Sedangkan total aset Bank Sumsel Babel Cabang Muaradua sampai dengan akhir Desember 2021 sudah mencapai Rp 663 Milyar.

Dikatakan Arsi Risun, dalam rencana bisnis tahun 2022 ini, Bank Sumsel Babel Cabang Muaradua akan mengembangkan jaringan kantor baru dengan meresmikan satu unit Kantor Cabang Pembantu di Pulau Beringin dan mendirikan Kantor Kas di Mekakau llir. Jika ini sudah terealisasi, maka Cabang Muaradua membawahi dua KCP dan tiga Kantor Kas termasuk Kantor Kas Keliling. Selain itu, untuk mendukung pemerintah dalam transaksi non tunai khususnya QR Code Standar Pembayaran Nasional (QRIS), sampai akhir Desember 2021 sudah ada 487 Merchant/Agen/UMKM yang tersebur dalam OKUS. Sehingga nasabah dapat bertransaksi hanya dengan menggunakan Mobile Banking Bank Sumsel Babel tanpa menggunakan uang tunai.

Sementara itu Sekda OKU Selatan H Romzi SE MSi mengatakan, pada intinya mengatakan Bank Sumsel Babel merupakan bank milik Pemerintah Propinsi Sumsel dan Bangka Belitung, Pemerintah Kabupaten OKU Selatan merupakan salah satu pemegang sahamnya. Bank Sumsel Babel sebagai peng gerak pembangunan daerah juga merupakan salah satu sumber pendapatan asli daerah (PAD) berupa persekot Deviden dan Jasa Giro. Untuk itu Pemkab sangat mendukung misi dan visi Bank Sumsel untuk menjadi Agent Of Development tuan rumah di era otonomi daerah dan era globalisasi.

Sentuhan Teknologi Budidaya Padi Gogo

Fadilla Anggraini 14 Feb 2022 Sumatera Ekspres

LAMPUNG - Pemerintah terus berkomitmen memberikan perhatian kepada sektor ketahanan pangan nasional, karena pangan mempunyai peran yang vital bagi kehidupan bangsa.

Keseriusan pemerintah memperhatikan ketahanan pangan ini terbukti sektor pertanian tetap mampu resilience di masa pandemi. Sektor pertanian juga menjadi sektor yang berperan besar dalam menopang ketahanan pangan nasional dan berhasil tumbuh positif 2,08 % (yoy) pada triwulan IV tahun 2021.

Dalam Agenda Pembangunan Nasional tahun 2022-2024, pemerintah juga memprioritaskan program peningkatan ketersediaan, akses, serta kualitas konsumsi pangan. Sebagai salah satu wujud upaya meningkatkan ketersediaan konsumsi pangan, Pemerintah mendorong pengoptimalan budidaya padi gogo di berbagai daerah.

"Padi gogo dipilih karena merupakan jenis padi yang dapat ditanam pada areal lahan kering (padi tegalan). Budidaya padi gogo juga sebagai solusi pemanfaatan eks lahan perkebunan dan dapat diaplikasikan di daerah bercurah hujan rendah," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.

Dikatakan, berbagai provinsi telah membudidayakan padi gogo, salah satunya Provinsi Lampung. Dalam kunjungan kerjanya di Provinsi Lampung, Sabtu (12/2), Airlangga menyaksikan langsung panen perdana padi gogo pada proyek penelitian milik PT Huma Indah Mekar (HIM) di Kabupaten Tulang Bawang Barat. Panen padi gogo perdana ini mampu menghasilkan 5,3 ton per hektare dengan lahan seluas 84 hektare.

Berdasarkan rilis data Badan Pusat Statistik, produksi padi Provinsi Lampung tahun 2021 tercatat 2.472.587 ton Gabah Kering Giling (GKG) dan mempunyai share sebesar 4,47 % terhadap produksi nasional yang mencapai 55.269.619 ton GKG dengan produktivitas 50,40 kW per hektare. Khusus Kabupaten Tulang Bawang Barat, produksi padi tahun 2020 mencapai 30 ribu ton GKG.

Menko mendorong pemda dan seluruh lapisan masyarakat membangun pertanian dari hulu hingga hilir yang lebih berdaya saing dengan produk tivitas tinggi. Selain itu menggunakan benih unggul dan pengaplikasian mekanisasi pertanian sehingga mampu swasembada pangan.

Pembayaran Tunai dalam Ekosistem Digital

Yoga 13 Feb 2022 Kompas

Animo masyarakat yang bertransaksi di ekosistem digital cenderung meningkat, meski demikian, pilihan cara pembayaran masih condong ke metode konvensional. Dari responden jajak pendapat yang bertransaksi daring, enam dari sepuluh menyebut pembayaran tunai sebagai metode yang paling nyaman, baik tunai saat pengantaran (COD) dan membayar tunai via gerai Indomaret dan Alfamart. Faktor kenyamanan menggambarkan bahwa popularitas transaksi di ranah daring belum cukup dibarengi dengan popularitas pilihan pembayaran digital, dengan alasan faktor keamanan. Separuh responden mengkhawatirkan faktor keamanan dalam pembayarannya, 27,9 % mengkhawatirkan keamanan saldo pada metode elektronik, 20,4 % khawatir pada kerahasiaan data diri yang tidak terjamin. Selain alasan keamanan, 15,6 % responden enggan bertransaksi secara digital karena kerumitan mengurus administrasi. (Yoga)


Jokowi: Indonesia Mampu Penuhi Target Konservasi Laut 2030

Yuniati Turjandini 13 Feb 2022 Investor Daily

Presiden Joko Widodo optimis Indonesia mampu memenuhi target konservasi kawasan laut seluas 32,5 juta hertare pada 2030.  Berbagai upaya telah ditempuh Indonesia untuk memenuhi target tersebut, diantaranya melalui program  perlindungan laut dari sampah plastik. Sampai 2021, Indonesia berhasil mencapai target  kawasan konservasi laut seluas 28,1 juta ha. "Kami optimis, komitmen kami pada 2030 bisa terpenuhi," katanya. Jokowi juga mengatakan, ekosistem mangrove juga menjadi perhatian Indonesia. Beliau meyakini, pengelolaan lingkungan laut perlu ditempatkan dalam dimensi pembangunan berkelanjutan  dan menjadi bagian untuk  mendukung pemulihan ekonomi dari dampak pademi. Pada bagian lain pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan berkolaborasi dengan Republik Seychelles dalam pengembangan wisata bahari berbasis lingkungan demi mendukungan penerapan ekonomi biru. (Yetede)

APTRI Tolak Pencabutan Subsidi Pupuk untuk Tebu

Yuniati Turjandini 13 Feb 2022 Investor Daily

Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (DPN APTRI) menyatakan keberatan atas rekomendasi Panitia Kerja Komisi IV DPR RI kepada Pemerintah pusat terkait  pengurangan jenis pupuk bersubsidi, salah satunya pupuk ZA, yang dibutuhkan petani tebu. "Dari enam jenis pupuk bersubsidi yang selama ini tersedia, nantinya hanya dua jenis, yakni pupuk urea dan NPK," kata Sekjen DPN APTRI M Nur Khabsyin di Kudus, Jawa Timur, kemarin. DPN  APTRI juga sudah dua kali berkirim surat kepada Kementerian Pertanian (kementan), yakni pada 16 September 2021 dan 6 Agustus 2021 yang intinya meminta dukungan Kementan untuk tetap memberi  perhatian kepada petani tebu. Pupuk jenis ZA sangat dibutuhkan tanaman tebu untuk pertumbuhan dan peningkatan kadar gula (rendemen) dalam batang tebu. Jika pencabutan subsidi pupuk ZA diberlakukan, petani akan mengalami kenaikan biaya produksi hingga 15%. Sedangkan HPP gula sejak enam tahun lalu belum juga naik. (Yetede)

2021, Laba Adira Finance Tumbuh 18%

Yuniati Turjandini 13 Feb 2022 Investor Daily

PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) mencetak laba bersih mencapai Rp 1,2 triliun pada tahun lalu, tumbuh 18,2%, secara tahunan (year on year). Laba didorong oleh peningkatan margin bunga bersih dan menurunnya biaya kredit. Presiden Direktur Adira Finence  Hafid Hadeli menyampaikan, secara umum kinerja  perseroan pada 2021 lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. "Dari segi profit, profit net kami meningkat  1,2% dibandingkan 2020 menjadi Rp 1,2 triliun," ujar Hafid pada media update kinerja keuangan Adira Finance, Jumat (11/2). Perseroan membukukan pendapatan bunga Rp 8,8 triliun atau turun 15% (yoy) dibandingkan tahun 2020. Hal itu dipengaruhi piutang pembiayaan yang dikelola yang menurun 8% (yoy) dibanding dengan tahun  sebelum mencapai Rp40,4 triliun pada 2021. (Yetede)

ESDM: Tidak Perlu Izin Tambang untuk Pengambilan Material Bendungan Bener

Yuniati Turjandini 13 Feb 2022 Investor Daily

Kegiatan pengambilan material kuari jenis batuan andesit  untuk pembangunan Bendungan Bener tidak memerlukan izin pertambangan. Hal ini terungkap dari korespondensi antar Kementerian terkait dalam menyelesaikan salah satu Proyek Strategi Nasional (PSN) yang terletak di Purworejo, Jawa Tengah itu. Surat yang diperoleh Investor Daily bernonor T-178/MB.04/DJB.m/2021 tertanggal 28 Juli 2021 yang ditandatangani oleh Direktur Jendral Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM Ridwan Djamaludin. Surat ini merupakan tanggapan atas surat dari Direktur Jendral Sumber Daya Air. Dalam surat tersebut, Ridwan menyatakan  kegiatan pengambilan material kuari pembangunan Bendungan Bener tidak memerlukan izin pertambangan. Pemanfaatan kuari sebagai salah satu kesatuan rencana pembangunan bendungan. Dengan demikian, proses izin pemanfataan ruangannya dapat dilanjutkan. (Yetede)

Pilihan Editor