;

Stabilitas Jadi Pertimbangan

Yoga 22 Aug 2022 Kompas

Isu terkait rencana kenaikan harga BBM bersubsidi menjadi perbincangan publik yang hangat sepanjang pekan lalu. Namun, pemerintah menyebut bakal berhati-hati menyikapi besarnya anggaran subsidi dan kompensasi energi hingga akhir tahun ini. Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan, pemerintah tengah menyusun skema penyesuaian harga BBM guna mengurangi beban subsidi dan kompensasi energi.

”Langkah yang disimulasikan termasuk skenario pembatasan volume. Pemerintah akan terus mendorong penggunaan aplikasi MyPertamina untuk mendapatkan data akurat sebelum pembatasan diterapkan,” kata Luhut dalam keterangan resmi, Minggu (21/8). Ia menambahkan, pemerintah menghitung rencana itu dengan hati-hati karena perlu mempertimbangkan beberapa faktor, seperti inflasi, kondisi fiskal, dan pemulihan ekonomi. Hal itu dinilai penting guna menjaga stabilitas negara di tengah ketidakpastian global. (Yoga)


Perluasan Penerima Insentif Gas Industri Terkendala

Yoga 22 Aug 2022 Kompas

Rencana pemerintah memperluas sektor industri penerima gas murah lewat insentif harga gas bumi tertentu atau HGBT masih terganjal kendala infrastruktur yang belum merata. Pemerintah berencana memacu pembangunan infrastruktur untuk mempermudah penyaluran gas ke seluruh industri yang membutuhkan. Berdasarkan Permen ESDM No 8 Tahun 2020 tentang Tata Cara Penetapan Pengguna dan Harga Gas Bumi Tertentu di Bidang Industri, yang berlaku sejak April 2020, ada tujuh bidang industri yang mendapat insentif harga gas bumi senilai 6 USD per juta metrik british thermal unit (MMBTU). Pemerintah berencana memperluas penerima harga gas khusus itu ke seluruh sektor industri.

Dirjen Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional Kemenperin Eko Cahyanto (20/8) mengatakan, ketersediaan infrastruktur yang merata menjadi salah satu kendala dalam mendorong perluasan penggunaan gas bumi bagi industri. Pasalnya, distribusi gas bumi untuk industri masih mengandalkan jaringan pipa gas milik PT Perusahaan Gas Negara Tbk. Letak jaringan pipa gas dan sebagian besar industri pengguna gas berada di bagian barat Indonesia, sementara sumber baru gas bumi lebih banyak berasal dari wilayah tengah dan timur. (Yoga)


Neraca Pembayaran Triwulan II-2022 Surplus

Yoga 22 Aug 2022 Kompas

Neraca pembayaran Indonesia pada triwulan II-2022 tercatat surplus 2,4 miliar USD setelah pada triwulan sebelumnya defisit. Surplus ini memperkuat cadangan devisa Indonesia pada Juni 2022, yakni 136,4 miliar USD. Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono, Sabtu (20/8) mengatakan, neraca pembayaran surplus karena transaksi berjalan meningkat serta defisit transaksi modal dan finansial mengecil. (Yoga)

Produksi Belum Ditopang Pupuk yang Memadai

Yoga 22 Aug 2022 Kompas

Sejumlah daerah sentra produksi beras di Tanah Air menikmati keuntungan dari kemarau basah yang terjadi setahun terakhir. Produksi beras meningkat karena pengairan yang terjamin oleh hujan sepanjang tahun. Peningkatan produksi beras dirasakan petani di Kabupaten Sigi, Sulteng, sejak 2021. Asruli (64), petani di Desa Sidera, Sigi Biromaru, menuturkan, produksi beras dari 1 hektar sawahnya sejak tahun lalu hingga panen terakhir pada Mei 2022 berkisar 2-2,5 ton per musim. Sawah diolah dua kali atau dua musim tanam dalam setahun. ”Ini lebih baik dari hasil pada 2020 yang hanya 1,75 ton per musim tanam,” katanya, Minggu (21/8).

Hal sama dialami Aswan (33), petani di Desa Lolu, Sigi Biromaru. Dari 0,5 hektar lahannya, sejak tahun lalu ia menghasilkan 1,2 ton beras per musim tanam, meningkat dua kali lipat ketimbang 2020. Asruli dan Aswan mengakui, produksi beras sebenarnya masih bisa meningkat jika ketersediaan pupuk  bersubsidi terjamin. Selama ini, mereka mendapatkan pupuk lebih sedikit dari idealnya. Asruli, misalnya, mendapatkan empat karung pupuk bersubsidi, masing-masing dua karung jenis urea dan NPK. Padahal, idealnya, sawah 1 hektar membutuhkan enam karung pupuk yang terdiri dari dua karung NPK dan empat karung urea. Dengan pemupukan maksimal, hasilnya diyakini makin meningkat.

Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulteng Nelson Metubun mengatakan, data BPS Sulteng mencatat peningkatan produksi beras. Surplus beras Sulteng rata-rata 90.000-120.000 on per tahun. Pada 2021, Sulteng menghasilkan 511.000 ton beras dari sawah seluas 182.000 hektar. Angka itu meningkat 9,43 persen dari 2020 yang sebesar 467.000 ton. Terkait masalah pupuk, Nelson mengakui, alokasi pupuk bersubsidi memang sangat terbatas. Untuk itu, saling berbagi antarkelompok tani jika kelebihan jatah atau tak terserapnya pupuk di satu kelompok menjadi solusi. (Yoga)


PENGENDALIAN INFLASI, Arahan Presiden Jokowi Direspons Para Menteri

Yoga 22 Aug 2022 Kompas


Mendagri Tito Karnavian mengeluarkan surat edaran mengenai penggunaan belanja tidak terduga untuk mengendalikan inflasi di daerah. Sejumlah upaya juga dilakukan Kemenhub untuk menstabilkan harga tiket pesawat agar tidak menimbulkan inflasi tinggi. Hal ini dilakukan merespons arahan Presiden Jokowi untuk mengendalikan kenaikan harga barang dan jasa yang disampaikan pada Rakornas Pengendalian Inflasi pada Kamis (18/8). Rilis Pusat Penerangan Kemendagri, Minggu (21/8) menyebutkan bahwa Mendagri telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) mengenai Penggunaan Belanja Tidak Terduga dalam Rangka Pengendalian Inflasi di Daerah.

SE bernomor 500/4825/SJ tersebut dikeluarkan pada Jumat (19/8), bertujuan mendukung kebijakan pemerintah dalam menjaga ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga pangan, daya beli masyarakat, kelancaran distribusi, serta stabilitas perekonomian di daerah. Melalui surat edaran tersebut, gubernur, bupati, dan wali kota diminta mengoptimalkan anggaran dalam APBD untuk menjaga keterjangkauan harga, daya beli masyarakat, kelancaran distribusi dan transportasi, kestabilan harga pangan, serta ketersediaan bahan pangan. (Yoga)


Tingkatkan Kerja Pertanian, BNI Dukung Program Taksi Alsintan

Yuniati Turjandini 22 Aug 2022 Investor Daily (H)

Sektor Agrikultur memasuki periode percepatan transformasi yang semakin memperkuat produktivitas serta stabilitas pangan nasional. Peran pelaku perbankan menjalankan fungsi intermediator semakin krusial, khususnya dalam penyaluran kredit investasi serta pemberian solusi keuangan yang tepat untuk para petani. Kementerian Pertanian (Kementan) bersama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI (kode saham: BBNI) meluncurkan program Taksi Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) yang merupakan model pengelolaan tata kelola usaha jasa alsintan dengan sistem jasa sewa atau kepemilikan alsintan melalui skema kredit perbankan. Kementan dan BNI sepakat dalam hal pemberdayaan kelembagaan petani melalui penguatan permodalan, relaksasi pembiayaan, dan pendampingan. Kedua institusi berkolaborasi melalui integrasi data mitra dan/atau binaan guna mempermudah aplikasi permohonan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Taksi Alsintan. (Yetede)

Kepemimpinan di Era Digital Kian Menantang

Yoga 21 Aug 2022 Kompas (H)

Digitalisasi bak pisau bermata ganda dalam kepemimpinan. Upaya peningkatan kapabilitas dan penguatan jejaring sebagai fondasi utama kepemimpinan dapat terbantu oleh semakin majunya teknologi sistem informasi. Namun, banjir arus informasi berisiko mengaburkan fokus dalam tercapainya visi dalam kepemimpinan. Dalam sesi konferensi Kompasfest 2022 Presented by BNI, Sabtu (20/8) Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan tiga kunci utama membangun sikap kepemimpinan yang inklusif, yakni fokus dalam mengejar tujuan, tidak berhenti mengembangkan kapabilitas terus memperluas jaringan pergaulan.

Derasnya aliran arus informasi, menurut Erick, kerap membuat fokus untuk mengejar tercapainya visi  kepemimpinan teralihkan. Peredaran informasi palsu yang tak terbendung juga cukup mengganggu upaya pembuatan kebijakan dan pengambilan keputusan. Oleh karena itu, pemimpin di era digital harus mampu memilah dan memilih informasi secara bijaksana. Menurut Erick, perkembangan teknologi informasi seyogianya dimanfaatkan oleh para pemimpin dan calon pemimpin untuk meningkatkan kapabilitas personal dan memperkuat jejaring perkenalan. Kedua aspek ini juga menjadi hal yang penting dalam upaya membina sifat kepemimpinan inklusif. (Yoga)


TANAMAN HIAS, MAGNET BARU KOMODITAS EKSPOR LAMPUNG

Yoga 21 Aug 2022 Kompas

Aziz Hermawan (43) sibuk menyiapkan aglonema yang akan diekspor ke Turki, Minggu (14/8). Bersama belasan petani lain, Aziz harus memastikan 10.500 batang aglonema yang akan diekspor perdana ke Turki bebas dari organisme pengganggu tumbuhan. Untuk itu, mereka harus teliti sejak awal proses penanaman hingga persiapan ekspor. Untuk membantu petani, Balai Karantina Pertanian Kelas I Bandar Lampung mendirikan tempat karantina tumbuhan khusus di Kelurahan Adipuro. Di sana, petani juga didampingi untuk memeriksa tanaman, mulai dari cara membersihkan hingga membungkus tanaman hias yang akan diekspor. Dengan karantina di tingkat desa/kelurahan, waktu untuk menyiapkan tanaman yang akan diekspor bisa lebih cepat.

Aziz menggeluti usaha tanaman hias sejak 2019. Pada awal masa pandemi Covid-19, masyarakat Lampung ”demam” tanaman hias. Ia pun memanfaatkan momentum itu untuk coba-coba menanam berbagai jenis tanaman hias yang sedang tren, tak terkecuali aglonema. Aglonema koleksi Aziz pernah terjual dengan harga tinggi, Rp 700.000 untuk satu batang. Saat ini, ia bisa mengantongi uang Rp 3 juta-Rp 4 juta setiap bulan dari hasil berjualan tanaman hias, padahal, usaha tanaman hias hanya sebagai pekerjaan sampingan yang diurus di sela-sela kesibukannya bekerja sebagai buruh rongsok. Aziz hanyalah satu dari puluhan rumah tangga petani aglonema di kelurahan itu yang menikmati hasil dari budidaya tanaman hias. Peluang ekspor tanaman hias yang sangat besar menjadi daya tarik bagi para perantau asal Adipuro untuk kembali ke kampung halamannya.

Eko Widiantoro (41). Perantau yang 16 tahun terakhir bekerja di pabrik sepatu di Tangerang memutuskan pulang ke kampung halamannya pada Mei 2022. Sejak dua bulan lalu, dia memulai usaha budidaya aglonema dengan modal awal Rp 3 juta, untuk membeli media tanam, bibit, dan menyiapkan area budidaya. ”Saya baru bisa panen 3-4 bulan lagi. Saat ini masih dalam proses pemotongan batang untuk memperbanyak bibit aglonema,” kata Eko. Selain budidaya aglonema, Eko juga bekerja sebagai petani padi di desa. ”Saya lihat banyak warga di sini yang hidup layak dari budidaya tanaman hias. Dari situ, saya tertarik menggeluti usaha ini,” ucapnya. Ketua Kelompok Tani Aglonema Adipuro Sri Sejeki Margiono menuturkan, ada 90 rumah tangga di Kelurahan Adipuro yang mengembangkan budidaya tanaman hias. Para petani inilah yang memasok aglonema untuk diekspor perdana ke Turki. (Yoga)


Layanan Kesehatan untuk Warga di Ujung Negeri

Yoga 20 Aug 2022 Kompas (H)

Yuliana, warga Desa Ilwaki itu, ingin mengobati diabetes dan asam urat yang dideritanya beberapa tahun terakhir. Sonya Lelametan, perawat Puskesmas Ilwaki, menyimak keluhan Yuliana, lalu memeriksa tekanan darah dan mengukur gula darah Yuliana. ”Mama punya gula darah sudah aman, tinggal 119 (mg/dL). Asam urat juga sudah turun, tinggal 6,9 (mg/dL).”  Terapi obat untuk gula darah dan asam urat tiga bulan terakhir membuahkan hasil. ”Dulu belum ada Kartu Indonesia Sehat/KIS, saya tidak berani periksa karena pasti bayar mahal”. Setelah mengantongi KIS, yang iurannya ditanggung pemerintah, Yuliana tidak canggung berobat ke puskesmas. Pemeriksaan kesehatan, tindakan medis, hingga obat-obatan diperoleh tanpa dipungut biaya. ”Syukur, sekarang sudah gratis,” kata petani itu.

Dince Lodwakla (40) melahirkan anak pertama di rumah dibantu dukun beranak karena alasan biaya. Ia bersyukur, proses melahirkan berjalan lancar, bayi dan dirinya sehat. ”Setelah ada KIS, kami melahirkan di puskesmas. Setiap bulan rutin dikunjungi dan diperiksa ibu bidan,” kata Dince, yang juga warga Ilwaki. Ilwaki merupakan ibu kota Kecamatan Wetar Selatan, berpenduduk 923 jiwa. Puskesmas Ilwaki melayani warga Desa Ilwaki dan lima desa lain di Wetar Selatan. Akses ke desa lain dijangkau lewat jalur laut lantaran belum ada jalan darat. Kondisi yang sama juga terjadi dengan hampir semua desa di pulau itu. Kepala Cabang BPJS Kesehatan Ambon HS Rumondang Pakpahan mengakui, faktor geografis membuat belum maksimalnya capaian peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), pengguna KIS, di Pulau Wetar dan pulau-pulau lain di Maluku.

Proses pengumpulan data hingga registrasi sering kali lambat. ”Terbatasnya akses dan besarnya biaya transportasi ke daerah itu untuk melakukan sosialisasi. Juga masih banyak masyarakat yang belum memiliki NIK sehingga saat pendaftaran data tertolak karena belum terkoneksi dengan disdukcapil setempat,” kata Rumondang tentang penyebab belum maksimalnya capaian peserta JKN di Pulau Wetar. Wagub Maluku Barnabas N Orno mengatakan, pihaknya terus berupaya melayani kesehatan warga hingga ke ujung negeri. Pada 2019, Pemprov Maluku pernah mewacanakan pembangunan rumah sakit pratama di Pulau Wetar, yang hingga kini belum terealisasi. JKN yang dimulai tahun 2014 memberi harapan bagi masyarakat untuk merasakan pelayanan kesehatan yang semakin baik. Dengan filosofi gotong royong, warga kurang mampu kini dapat berobat gratis. (Yoga)


Generasi Muda Membawa Gagasan dan Solusi Baru

Yoga 20 Aug 2022 Kompas (H)

Indonesia membutuhkan generasi muda yang peduli, inovatif, dan kreatif. Hal ini bisa dicapai jika generasi muda mampu membaca potensi diri, mengembangkan diri, serta memproyeksikan dirinya di masa depan. Diskusi mengenai generasi muda yang akan menjadi pemimpin ini mengemuka dalam acara Kompasfest Presented by BNI di sesi konferensi bertema ”Will,Wit,Wisdom: Lessons for The Future Leaders”, di M Bloc Space, Jakarta, Jumat (19/8). Dalam acara yang dihadiri ratusan anak muda secara luring dan daring ini, tiga gubernur sekaligus hadir untuk berbagi pengalamannya. Mereka adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang hadir secara luring, serta Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang hadir secara daring.

Menurut Anies Baswedan, Indonesia membutuhkan anak muda yang inovatif. Ia menilai, setiap generasi menghadapi tantangan yang berbeda. Generasi muda diyakini mampu menawarkan gagasan dan solusi baru karena mereka memiliki perspektif yang baru pula. Ganjar Pranowo menuturkan, seseorang yang aktif dalam kegiatan sosial dan organisasi memiliki nilai lebih yang akan menjadi bekal dalam kepemimpinan (leadership). Ridwan Kamil mengatakan, generasi muda Indonesia harus memiliki sikap peduli. Sikap lain yang perlu diasah adalah kedewasaan dalam memimpin. (Yoga)


Pilihan Editor