;
Kategori

Ekonomi

( 40554 )

Mei, Pertamina KUR Jamkrindo Tumbuh 65%

04 Jul 2022

PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo)  mencatat penjaminan Kredit Usaha Rakyat (KUR) mencapai Rp82,63 triliun per Mei 2022. Penjaminannya terhadap 1,8 juta UMM tersebut tumbuh 65% secara tahunan (year on year/yoy). Direktur Utama Jamkrindo Putrama Wahju Setyawan menyampaikan, para pelaku UMKM merupakan pejuang dalam pemulihan ekonomi nasional. Sebagai bagian dari holding Indonesia Financial Group (IFG), perusahaan berkomitmen mendukung UMKM melalui skema penjaminan. "Jamkrindo berkomitmen untuk terus  membantu para pelaku UMKM di penjuru Tanah Air agar naik kelas, sehingga dapat membawa perubahan yang signifikan bagi perekonomian nasional." jelas Putraman. Sementara itu, Asisten Deputi Bidang Jasa Asuransi dan Dana Pensiun Kementerian BUMN Aninditi Eka Wibisono mengungkapkan bahwa  sebagai perusahaan pejamin, Jamkrindo telah berkontribusi terhadap perekonomian nasional  negara khususnya dimasa pandemi Covid-19. (Yetede)

Puncak KTT Y-20 Usung Empat Isu Prioritas

04 Jul 2022

Konferensi Tingkat Tinggi Youth 20 (KTT Y-20) mengusung empat isu prioritas  yaitu ketenagakerjaan pemuda, transformasi digital, planet yang berkelanjutan dan layak huni, serta keberagaman dan inklusi. Puncak Konferensi Tingkat Tinggi Youth 20 akan digelar di DKI Jakarta dan Bandung, Jawa Barat, 17-24-2022. KTT Y-20, kata Nurul, merupakan wadah resmi para pemuda dari seluruh negara anggota G-20 untuk dapat berdialog meningkatkan kesadaran terhadap persoalan global, bertukar ide, melakukan argumen, negosiasi, hingga mencapai konsensus yang akan diberikan kepada pemimpin G-20, Presiden Indonesia, Joko Widodo. Di sisi lain, Co-Chair Y-20, Michael Sianipar, Y-20 berupaya menunjukkan sisi terbaik dari Indonesia serta merangkul anak muda secara inklusif di berbagai daerah. Michael menambahkan, ada beberapa rangkaian acara mulai dari dari pra-KTT, makan malam bersama dengan Puan Maharani selaku Ketua Umum DPR RI, mengunjungi beberapa lokasi strategis yang menunjukkan diversitas Indonesia seperti Kepulauan Seribu, Masjid Istiqlal, dan Gereja Katedral. (Yetede)

Waskita Karya Menang Tender Proyek Gedung Rp522 Miliar

04 Jul 2022

PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) memenangi tender proyek  Gedung Inovasi dan Kreatifitas (GIK) Universitas Gajah Mada (UGM)  Yogyakarta senilai Rp552 miliar. "Perseroan juga sedang mengerjakan beberapa gedung kampus lain, diantaranya UI Depok, UIN Jambi, dan masih banyak lagi. Dan sekarang,  Alhamdulillah Waskita dipercaya untuk membangun GIK UGM," kata Novianto, baru-baru ini. Adapun perjanjian kontrak pekerjaan GIK UGM ditandatangani SVP Building Division Waskita Karya, selaku Ketua Waskita  Amarta KSO A  Agung Gede Sumadi, dan Pejabat Pembuat Komitmen Prasarana Strategi I Satker Prasarana Pemukiman Daerah Istimewa Yogyakarta R Haryo Satriyawan selaku pemberi kerja pada Selasa (21/6/2022). Pelaksana konstruksi GIK UGM diperkirakan  memakam waktu selama 600 hari dan tuntas pada 2024. Lingkup pengerjaan proyek tersebut adalah pekerjaan struktur, arsitektur, elektrikal, elektronika, mekanikal, plumbing, lansekap, dan signage. Pelaksanaan pekerjaan dilaksanakan dengan skema joint operation antara PT Waskita Karya (Persero) Tbk dengan PT Amarta Karya. (Yetede)

Mengatur Strategi LPEI

04 Jul 2022

Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank berupaya menurunkan rasio pembiayaan bermasalah atau non performing financing (NPF) hingga di bawah 5%. Pasalnya dalam beberapa tahun terakhir, lembaga ini berkutat dengan rasio pembiayan macet yang cukup tinggi. "Ukuran kalau kami berhasil memperbaiki kualitas adalah NPF di bawah 5% ini. Walaupun itu sebenarnya ketentuan untuk perbankan, akan tetapi lakukan dari waktu ke waktu," ujar Direktur Pelaksana Bidang Keuangan dan Operasional LPEI, Agus Windiarto, kepada Tempo Jumat lalu. Berdasarkan laporan tahunan 2021, NPF LPEI mencapai puncaknya sebesar 13,96% pada 2019. Selepas itu, angka pinjaman bermasalah lembaga pembiayaan ekspor itu mulai melandai, tapi tetap di atas 5%, yakni 11.49% pada 2020 dan 7,12% pada 2021.  (Yetede)

Kredit Macet Berujung Peringatan

04 Jul 2022

Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank masih didera rasio pembiayaan macet atau non performing financing (NPT) yang membumbung. Rasio kredit macet LPEI pada tahun lalu tercatat berada diangka 7,12% atau sekitar Rp6 triliun. "Sejak 2018, terdeteksi bahwa rasio non performing financing LPEI mengalami kenaikan diatas threshold atau batasan 5% yang mencerminkan kualitas pembiayaan yang menurun," ujar juru bicara OJK, Sketor Putih Djarot, kepada Tempo, Kamis lalu. Berdasarkan laporan tahunan LPEI 2021, NPF atau non peforming loan (NPL) lembaga special missoin vihicle Kementerian Keuangan itu mencapai 4,78% pada 2017. Angka tersebut melonjak lebih dari dua kali lipat menjadi 10,31% pada 2018 dan mencapai puncaknya di 13,96% pada 2019. Selepas itu, rasio pinjaman bermasalah lembaga pembiayaan ekspor tersebut mulai melandai, tapi tetap diatas 5%, yakni 11,49% pada 2020 dan 7,12% pada 2021. (Yetede)

Optimisme Pebisnis Terhadap Inflasi & Resesi

04 Jul 2022

Selepas pandemi Covid-19, para pengusaha terus memupuk optimisme dalam menjalani bisnis tahun ini. Hanya saja, keyakinan mereka tergerus sejumlah isu, mulai dari kenaikan harga energi dan berbagai barang kebutuhan pokok, perang Rusia-Ukraina, hingga ancaman resesi Amerika Serikat. Kesimpulan itu tergambar dalam hasil survei Indeks Keyakinan CEO Indonesia atau Indonesia CEO Confidence Index (ICCI) kuartal III-2022. Pengusaha meyakini pemerintah terus berusaha menjaga stabilitas nilai tukar, mengendalikan inflasi dan tetap mendorong pertumbuhan ekonomi domestik.

Menkeu Ramai Inflasi Tahun Ini Bisa Mencapai 4,5% yoy

04 Jul 2022

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memperkirakan laju inflasi Indonesia tahun ini sebesar 4,5% year on year (yoy). Lebih ini, lebih tinggi dari batas atas target sasaran Bank Indonesia (BI) yang sebesar 4% yoy. "Inflasi mengalami tekanan 3,5% hingga 4,5% (keseluruhan tahun 2022)," kata Sri Mulyani dalam rapat dengan Badan Anggaran DPR, Jumat (1/7).

Kompensasi Rp 105 Triliun

04 Jul 2022

Pemerintah telah menganggarkan dana Rp 104,8 triliun untuk membayar kompensasi bahan bakar minyak (BBM) dan listrik pada semester I-2022. Realisasi tersebut setara 35,7% dari pagu yang dianggarkan pemerintah dalam belanja negara di tahun ini sebesar Rp 293,5 triliun. Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut dana tersebut digunakan untuk melakukan pembayaran kewajiban pemerintah atas penugasan penyediaan pasokan BBM dan listrik dalam negeri, sehingga total utang kompensasi, baik BBM dan listrik sampai dengan tahun 2021 seluruhnya telah diselesaikan pada semester I-2022.

Nyali Investor Kripto Mulai Runtuh

04 Jul 2022

Kepercayaan diri para investor mata uang kripto, terutama cryptocurrency dengan kapitalisasi pasar terbesar mulai runtuh. penurunan harga token kripto membuat investor menanggung rugi besar dan menciutkan nyalinya untuk berinvestasi kripto. Tambah lagi, pasar kripto tengah mengalami krisis kepercayaan. CEO Triv Gabriel Rey menyebut kolapsnya sejumlah token kripto, seperti Terra dan Luna, ikut memberi sentimen negatif, serta meruntuhkan kepercayaan diri para investor kripto.

UJI TANGGUH LQ45

04 Jul 2022

Pergerakan indeks acuan saham paling likuid, LQ45, sedang seret. Gejolak eksternal yang merembet ke pasar modal Indonesia menjadi katalis negatif. Kondisi itu menjadi alarm bagi investor yang mengoleksi saham-saham LQ45. Apalagi, capital outflow dikhawatirkan berlanjut pada paruh kedua tahun ini. Adapun, strategi buy on weakness dapat dilakukan investor untuk merespons kondisi tersebut. Volatilitas pasar yang tinggi tercermin dari kontraksi indeks harga saham gabungan (IHGS) dan LQ45 pada Juni 2022. IHSG melorot 3,51% month-to-month (MtM) ke level 6.897,67 pada Kamis (30/6) dan melanjutkan penurunan 1,7% ke level 6.794,32 pada perdagangan akhir pekan lalu. Koreksi yang lebih dalam dialami oleh indeks LQ45. Pada bulan lalu, LQ45 turun 6,13% secara bulanan dan melorot 1,78% pada Jumat (1/7). Kendati demikian, LQ45 masih mengemas return positif 4,61% year-to-date (YtD). Jika dicermati, indeks LQ45 tergelincir sejalan dengan aksi jual bersih (net sell) investor asing tiga pekan berturut-turut di Bursa Efek Indonesia.

Equity Analyst Kanaka Hita Solvera Andhika Cipta Labora mengatakan indeks LQ45 berisiko tertekan pada semester II/2022 akibat sentimen negatif di pasar global. Salah satu sentimen tersebut ialah The Federal Reserve yang secara agresif menaikkan suku bunga. Menurutnya, sentimen negatif juga datang dari ancaman resesi di Amerika Serikat dan Eropa. Sentimen lain yang akan memengaruhi saham-saham LQ45 berasal dari konflik antara Rusia dan Ukraina yang masih panas.