Cadangan Devisa Naik Jadi US$ 136,4 Milliar
Bank Indonesia (BI) mencatat, cadangan devisa (cadev) Indonesia pada akhir Juni 2022 naik US$ 800 juta menjadi 138,4 miliar, dibandingkan akhir Mei US$ 135,6 miliar. Kenaikan ini terjadi di tengah tekanan yang dialami nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). "Peningkatan cadev Juni antara lain dipengaruhi oleh penerbitan global bond pemerintah serta penerimaan pajak dan jasa," ungkap Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dalam keterangan resmi, di Jakarta, Kamis (7/7). Pada 2 Juni pemerintah sukses menerbitkan Surat Utang Negara dalam valuta asing (global bond) berdenominasi yen Jepang (Samurai Bonds) untuk kali pertama. Penerbitan Samurai Bonds juga berhasil mencetak benchmark size sebesar 82 miliar yen Jepang yang kedelapan kalinya sejak 2015. Sementara itu, akibat sejumlah sentimen, baik domestik maupun global, dalam beberapa hari belakangan nilai tukar rupiah mengalami tekanan dan sempat menembus level psikologis Rp 15 ribu per dolar AS. (Yetede)
Tags :
#DevisaPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023