Ekonomi
( 40430 )Aset Rp 500 Triliun Dibidik BSI
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) pada akhir tahun lalu mencatatkan total aset sebesar Rp 408,61 triliunnaik 12,4% (yoy) dari Rp 363,52 triliun. Tahun ini perseroan mengincar aset lebih tinggi lagi. “Tahun ini targetnya (aset) Rp 500 triliun, nambah dari Desember 2024 itu Rp 409 triliun," tutur Dirut BSI, Hery Gunardi pada acara Santunan 4.444 Anak Yatim di Jakarta, Jumat (14/3/2025). Target tersebut sangat mungkin dicapai perseroan tahun ini, terlebih cadangan perseroan banyak, seperti cadangan emas yang mencapai 17,5 ton. BSI juga mengincar menjadi banknomor tiga terbesar di Indonesia dan nomor lima secara pangsa pasar (market cap) global. Untuk mencapai target tersebut, perseroan memiliki group story yang bisa diceritakan untuk mendukung pertumbuhan.
Secara profit hingga akhir 2024, BSI sudah menjadi bank nomor lima terbesar di Indonesia. Sedangkan secara kapitalisasi pasar sudah menjadi bank syariah terbesar nomor sembilan di dunia. Di sisi portofolio pembiayaan, segmen konsumer dan ritel sebesar 70%, serta segmen wholesale (korporasi dan komersial) sebesar 30%. "Komposisi ini akan kami pertahankan dan mungkin nanti akan kami geser 65% dan 35%. “Kami harus tumbuh di segmen segmen yang memang memberikan profitability yang optimal," urai Hery. Misalnya, BSI yang menggarap ekosistem haji, sebab potensi tabungan haji masih sangat besar yang bisa digarap. Di Indonesia, masyarakat yang eligible haji sebanyak 22 jutaorang "Yang punya rekening tabungan haji baru 5 juta, artinya ada 17 juta growth opportunity kami. (Yetede)
Bulog Tembus Serap Gabah sebanyak 300 Ribu Ton Setara Beras
Perum Bulog berhasil mencapai angka serapan gabah/beras dari petani dalam negeri sebesar 300 ribu ton setara beras menjelang puncak musim panen raya yang diperkirakam berlangung April tahun ini. Capaian tersebut menunjukkan BUMN itu siap menghadapi panen raya 2025 dan bentuk komitmen Bulog dalam mendukung program swasembada pangan yang tencantum dalam Asta Cita Presiden Prabowo. Ketua Dewan Pengawas Perum Bulo,g Sudaryono mengungkapkan, surplus produkai beras diperkirakan mencapai 2,8-3,5 juta ton hingga April 2025. Dengan surplus tersebut para petani diharapkan dapat menanam 2-3 kali dalam setahun, sehingga dapat menciptakan ketahanan pangan yang lebih berkelanjutan.
"Senelah panen kali ini, saya harap para petani bisa kembali menanam lagi. Jadi, dalam setahun bisa menanam hingga 2-3 kali," kata Sudaryono yang juga Wamentan, di Istana Kepresidenan, beberapa hari lalu. Bullog selaku BUMN yang diamanatkan melakukan penyerapan gabuh/beras dari petani dalam negeri sebagai cadangan pangan pemerintah (CPP) memakin gencar melakukan penyerapan darl petani. Sebagai bugian dari upaya tersebut, Bulog bekersa sama dengan berbagai pihak termasuk Dinas Pertanian di tingkat provinsi dan kabupaten/kota, TNI, Polri, kelompok tani, dan penggilingan padi untuk memastikan proses penyerapan dapat berjalan dengan baik. Bulog juga terus memastikan pasokan pangan dalam negeri tetap stabil dan mencukupi kebutahan masyarakat, terutama dalam menghadapi panen raya yang diharapkan dapat membawa kesejahteraan bagi petan. (Yetede)
Kolaborasi Swasta & Negara, Asa Baru Ekonomi
Kepengurusan baru Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia periode 2024–2029 diharapkan dapat memperkuat sinergi antara dunia usaha dan pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Kadin, yang dipimpin oleh Anindya Novyan Bakrie, telah merancang sejumlah program prioritas, seperti pembangunan 100 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan program utama Pemerintah Indonesia. Selain itu, Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi berharap Kadin dapat membantu mewujudkan Koperasi Desa Merah Putih yang diharapkan mampu memperkuat ekonomi desa dan mengurangi ketergantungan masyarakat pada pinjaman online dan rentenir.
Namun, penting untuk menjaga keseimbangan dalam hubungan antara pemerintah dan dunia usaha, agar tidak terjadi kebijakan yang memihak pada kelompok pengusaha tertentu. Hal ini diingatkan oleh ekonom Wijayanto Samirin, yang menekankan pentingnya menjaga agar hubungan tersebut tidak menimbulkan potensi korupsi atau "state capture". Pelaku usaha harus tetap kritis terhadap kebijakan pemerintah untuk memastikan pertumbuhan ekonomi yang sehat dan objektif.
Secara keseluruhan, Kadin diharapkan tidak hanya menjadi mitra strategis pemerintah tetapi juga berfungsi sebagai pengawas dan pemberi kritik yang konstruktif demi menciptakan kebijakan yang adil dan mendukung pencapaian Indonesia Emas 2045.
Kesetaraan Gender, Katalis Pertumbuhan Bisnis
Masih ada banyak tantangan untuk mencapai kesetaraan gender, sektor swasta di Indonesia memiliki peran penting dalam mempercepat perubahan ini. Berdasarkan laporan Kesenjangan Gender Global 2024, diperkirakan diperlukan waktu minimal 134 tahun untuk mencapai kesetaraan gender. Namun, studi-studi yang dilakukan, termasuk oleh McKinsey dan Grant Thornton, menunjukkan bahwa perusahaan yang melibatkan perempuan dalam posisi manajemen senior cenderung memiliki kinerja keuangan yang lebih baik, lebih inovatif, dan lebih unggul dalam pengambilan keputusan.
Di Indonesia, meskipun beberapa perusahaan telah menyadari pentingnya keberagaman gender, masih ada kendala dalam memberikan ruang yang cukup bagi perempuan di posisi eksekutif. Hal ini berdampak pada potensi kinerja perusahaan yang lebih rendah dibandingkan dengan perusahaan yang lebih inklusif. Oleh karena itu, langkah konkret yang perlu diambil oleh perusahaan adalah menetapkan target ambisius untuk kesetaraan gender dalam jajaran kepemimpinan mereka dan memastikan setidaknya 30% dari jajaran tersebut terdiri dari perempuan.
Selain itu, perusahaan perlu menyelaraskan strategi keberagaman dengan ekspektasi investor dan memperkuat komitmen untuk kesetaraan gender. Dukungan dari investor, regulator, dan pembuat kebijakan juga sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Dengan mempercepat aksi untuk kesetaraan gender, perusahaan di Indonesia dapat bersaing secara global dan meraih keuntungan yang lebih besar, sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat secara keseluruhan.
BI Genjot Digitalisasi Sistem Pembayaran
Bank Indonesia (BI) telah merilis fitur terbaru QRIS, yaitu QRIS Tap, yang memungkinkan pembayaran lebih cepat di sektor transportasi umum, seperti MRT, Damri, dan RoyalTrans. Kepala Departemen Sistem Informasi Pembayaran BI, Dicky Kartikoyono, menjelaskan bahwa fitur ini memungkinkan pengguna untuk melakukan transaksi hanya dengan menyentuh perangkat pembayaran, tanpa perlu memindai kode QR seperti pada sistem QRIS sebelumnya. Pengujian menunjukkan bahwa pembacaan QRIS Tap hanya memerlukan waktu 0,3 detik, sehingga dapat mengurangi antrean di transportasi umum.
QRIS Tap sudah diterapkan di 2.353 mitra, termasuk 134 transportasi umum dan 550 rumah sakit. Saat ini, QRIS Tap terbatas pada tarif tunggal di MRT untuk rute Bundaran HI hingga Lebak Bulus, sedangkan untuk Damri dan RoyalTrans, pengguna bisa menikmati layanan ini secara penuh. BI berencana untuk memperluas penggunaan QRIS Tap, dengan target LRT pada Juni 2025 dan KRL serta KCI pada September 2025.
Dicky juga menambahkan bahwa saat ini QRIS Tap hanya tersedia untuk perangkat berbasis Android, namun BI sedang berupaya agar fitur ini juga bisa digunakan pada perangkat berbasis iOS. Penerapan QRIS Tap sejalan dengan upaya Bank Indonesia untuk meningkatkan pembayaran digital, yang diperkirakan akan terus berkembang, mengurangi kebutuhan uang tunai, dan meningkatkan volume transaksi digital di Indonesia.
Ekonomi Sulit, Emas Kian Dilirik Investor
Penerimaan Non-Pajak Melemah, APBN Tertekan
Potensi Cuan dari Jasa Nikel
Industri Minuman Keras AS Terhantam Tarif 200%
Diskon Tarif Jalan Tol Diberlakukan dan WFA Diperpanjang
Guna mengurangi
kepadatan selama masa Lebaran 2025, sejumlah kementerian memperpanjang
kebijakan bekerja dari mana saja atau work from anywhere (WFA), hingga 8 April
2025. Pemerintah memberikan fleksibilitas WFA bagi ASN. Dalam Surat Edaran
Menteri PAN dan RB No 2 Tahun 2025, ASN dapat melaksanakan WFA empat hari,
yaitu 24-27 Maret. Kementhub mengusulkan untuk memperpanjang WFA sekaligus work
from home (WFH) agar arus balik dapat terurai, seperti saat mudik. Permintaan
belum diajukan, tetapi setidaknya dua kementerian telah memperpanjang WFA
hingga 8 April.
”Sejauh ini, WFH waktu kembali
belum kami ajukan, tetapi dari Kemendikdasmen sudah menerapkan sampai 8 April.
Kemudian juga serupa dengan Kementerian BUMN,” kata Menhub, Dudy Purwagandhi
saat konferensi pers seusai rapat koordinasi angkutan Lebaran 2025 di Jakarta,
Jumat (14/3). Kementrian PAN dan RB, belum memberlakukan WFA/WFH saat arus balik.
Namun, setidaknya arus balik diperkirakan dapat terurai karena pemberian diskon
tarif tol. Pemberian diskon tersebut diharapkan mendorong para pemudik kembali
lebih awal ke Jakarta dan ke daerah asal masing-masing. Sejauh ini pemerintah
menetapkan diskon 20 % untuk tarif tol. Kebijakan itu berlaku empat hari saat
arus mudik, yakni 24-27 Maret. Saat arus balik, aturan itu juga berlaku dua
hari pada 8-9 April. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









