;
Kategori

Ekonomi

( 40789 )

Modal Pembangunan Bandara Kediri Ditambah

28 Mar 2023

Produsen rokok, PT Gudang Garam Tbk, menambah modal untuk pembangunan bandar udara Kediri. Bandara tersebut dibangun oleh anak usaha Gudang Garam, PT Surya Dhoho Investama. Kali ini, Surya Dhoho mendapatkan tambahan modal sebesar Rp 3 triliun. Demikian disampaikan Sekretaris Perusahaan Gudang Garam Heru Budiman dalam keterbukaan informasi, Senin (27/3/2023). (Yoga)

Pasar Murah Digelar Selama Ramadhan

28 Mar 2023

Safari pasar dan gelar pangan murah dihelat bergilir selama Ramadhan di Kota Tangerang, Banten. Keduanya untuk mengantisipasi kenaikan harga dan langkanya kebutuhan pokok. Safari pasar menggunakan mobil berkeliling ke 15 pasar. ”Kami gandeng mitra usaha dan kerja sama dengan kelurahan atau kecamatan untuk safari pasar keliling. Sejauh ini antusiasme masyarakat lumayan,” kata Direktur Perumda Pasar Kota Tangerang Titien Mulyati, Senin (27/3/2023). (Yoga)

Deutsche Bank Jadi Perhatian

27 Mar 2023

Pasar terus meragukan kesehatan bank-bank Eropa dan Amerika Serikat. Potensi risiko gagal bayar surat utang bank-bank Eropa pun melonjak. Seperti Credit Suisse, saham Deutsche Bank anjlok setelah risiko kegagalan bayarnya meningkat. Pasar cemas dengan potensi krisis perbankan yang tidak menunjukkan tanda akan berakhir. Harga saham sejumlah bank Jerman ikut terpangkas. ”Tidak ada alasan untuk khawatir,” kata Kanselir Jerman Olaf Scholz dikutip Financial Times, Sabtu (25/3/2023). (Yoga)

Membekali Kecakapan Kewirausahaan

27 Mar 2023

Kemandirian hidup di era perubahan yang cepat kian penting bagi anak muda hingga orang dewasa. Bekal kemandirian ekonomi untuk bertahan hidup dan berkembang diperkuat dengan pelatihan kecakapan kewirausahaan. Hal itu juga membuka lapangan kerja bagi orang lain. Sebuah ruangan di gedung First Commercial Building 33 Leighton Road, Hong Kong, disewa tiga tahun lalu. Gedung itu disewa untuk mewisuda para perempuan pekerja migran Indonesia (PMI) yang lulus pelatihan kewirausahaan bersama kelompok belajar Buruh Migran Cerdas (BMC) bimbingan Ciputra Entrepreneurship Center (CEC). Pada Minggu (19/3) acara wisuda yang tertunda karena pandemi Covid-19 bisa digelar untuk 33 orang angkatan 10, 11, dan 12. Selain buruh migran yang diwisuda, acara itu juga dihadiri puluhan alumni BMC dan Elfani Prassanti, Konsul Pendidikan, Sosial, dan Budaya Konjen RI Hong Kong

Pakar kewirausahaan Universitas Ciputra, Antonius Tanan, yang juga pembimbing BMC, menyampaikan, program kewirausahaan bagi pekerja migran merupakan impian mendiang pengusaha Ciputra agar kelak lahir konglomerat baru dari kalangan pekerja migran. Sejak tahun 2010, program pelatihan bagi pekerja migran dijalankan CEC. Selain di Hong Kong, kegiatan serupa dilakukan untuk pekerja migran di Singapura, Korsel, dan Malaysia. Pendiri dan Ketua BMC Tri Sumiyati mengatakan, BMC eksis sejak delapan tahun lalu. Lebih dari 600 alumni ikut program kelas belajar dibimbing tim CEC dari Universitas Ciputra. Banyak alumni BMC jadi pengusaha UMKM di kampong halamannya di Indonesia. Tri mengisahkan buruh  migran mudah tergoda membuka usaha penjualan pakaian. ”Kami mengajarkan peserta untuk survei pasar di kampung halaman. Ternyata yang menjanjikan bukan toko pakaian, tapi penjualan gas yang hanya ada satu toko,” paparnya. (Yoga)


Produksi Turun, Impor Beras Berlanjut

27 Mar 2023

Pemerintah segera merealisasikan impor beras sebanyak 500.000 ton dari rencana 2 juta ton melalui Perum Bulog. Pemerintah tetap akan melindungi petani dengan menjamin harga gabah kering panen tidak anjlok di bawah harga pembelian pemerintah atau HPP, yakni Rp 5.000 per kg. Kepala Badan Pangan Nasional (NFA) Arief Prasetyo Adi mengatakan, NFA telah meminta Bulog segera merealisasikan impor beras sebanyak 500.000 ton. Beras impor itu akan digunakan untuk program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) beras dan bantuan beras kepada 21,35 juta keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

”Kami juga akan menjaga gabah kering panen (GKP) ditingkat petani tidak di bawah HPP. Tidak perlu khawatir akan kelebihan beras di pasar karena beras impor benar-benar untuk kegiatanpemerintah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat kurang mampu,” kata Arief ketika dihubungi di Jakarta, Minggu (26/3/2023). Rencana impor 2 juta ton beras pada tahun ini merupakan hasil keputusan pemerintah dalam rapat ”Ketersediaan Bahan Pokok dan Persiapan Arus Mudik Idul Fitri 1444 H” pada 24 Maret 2023. Rapat tersebut dipimpin Presiden Jokowi. Arief menjelaskan, impor beras perlu dilakukan karena produksi beras tahun ini diperkirakan turun. Merujuk data Kerangka Sampel Area (KSA) BPS, produksi beras pada Februari 2023 mencapai 2,86 juta ton, turun 820.000 ton dibandingkan estimasi periode sebelumnya. (Yoga)


Kampung Nelayan Disorot

27 Mar 2023

Seiring berlakunya kebijakan penangkapan ikan terukur yang membuka investasi bagi industri dalam negeri dan penanaman modal asing di perairan Indonesia, pemerintah berjanji   mendorong pemberdayaan nelayan kecil. Langkah itu, di antaranya, program pengembangan 10 kampung nelayan maju terintegrasi pada zona-zona penangkapan ikan terukur yang akan dilaksanakan tahun ini. Kampung nelayan maju terintegrasi merupakan program kerja KKP untuk transformasi kampung nelayan menjadi lebih bersih dan tertata. Selain pemberian bantuan, kampung nelayan maju juga akan ditopang pembangunan sarana prasarana dan perbaikan infrastruktur, pendampingan usaha, serta pelatihan bagi para nelayan dan keluarganya.

Program kampung nelayan sejalan dengan terbitnya kebijakan penangkapan ikan terukur yang tertuang dalam PP No 11 Tahun 2023 tentang Penangkapan Ikan Terukur pada 6 Maret 2023.Regulasi itu mengatur pemanfaatan sumber daya ikan secara optimal sesuai daya dukung dengan membagi-bagi zona penangkapan, serta kuota penangkapan ikan pada pelaku usaha perikanan tangkap. Kampung nelayan di Indonesia berjumlah 11.000. Program 10 kampung nelayan maju yang digulirkan pemerintah masih terlalu minim untuk menyelesaikan persoalan dan kemiskinan nelayan kecil kata Koordinator Nasional Destructive Fishing Watch Indonesia Mohammad Abdi Suhufan. Sekjen Serikat Nelayan Indonesia Budi Laksana berpendapat, Nelayan kecil yang jumlahnya mayoritas selama ini masih minim pemberdayaan. Bantuan bagi 10 kampung nelayan dinilai tidak sebanding dengan kebijakan pemerintah yang membuka investasi untuk pemodal besar. (Yoga)


Ritel Lokal yang Tetap Memikat

27 Mar 2023

Ismawati (54) yang ditemui Senin (20/3) pagi, biasa tiga kali dalam sebulan belanja di ritel lokal. Ibu rumah tangga yang tinggal di Kelurahan Ulujami, Pesanggrahan, Jaksel ini, sejak tahun 2000-an, berbelanja di Harmony Swalayan Pondok Aren, Tangsel, 5 km dari rumahnya. ”Harga barang jenis kebutuhan rumah tangga, seperti gula, minyak, sabun mandi, dan sabun cuci, lebih murah dibandingkan supermarket lain, selisihnya bisa Rp 1.000-Rp 2.000,” kata Iis. Masyarakat yang masih menjadikan ritel lokal itu sebagai pilihan utama untuk berbelanja tak lepas dari harga murah dan kerap ada promo atau diskon.

Salah satu calon pembeli, Khofifah (53), bahkan kesulitan mencari troli saat berbelanja di Hari Hari Swalayan di kawasan Bintaro, Tangsel. Saat ditemui pada Jumat (17/3) siang, Khofifah bersama suami dan kedua anak perempuannya butuh setengah jam menunggu mendapat troli belanja. Baru kemudian, mereka berkeliling mencari beras, minyak goreng, dan berbagai bahan kebutuhan sehari-hari lainnya. Ia rela datang dan mengantre berjam-jam di kasir hingga sore untuk memanfaatkan potongan harga di sana. ”Sejak 2019, sudah memilih berbelanja di supermarket itu, baik di area Ciledug maupun Bintaro,” kata ibu rumah tangga yang tinggal di Petukangan Selatan, Jaksel, ini.

Wakil Kepala HRD Harmony Swalayan Sifa Fauziah menuturkan, Harmony Swalayan di bawah naungan PT Karsa Usaha Mulia terus bertahan. Salah satu kekuatan yang dimiliki Harmony  swalayan adalah kelengkapan barang dan harga lebih murah dibandingkan ritel lain. Selisihnya bisa Rp 1.000-Rp 3.000 per jenis barang. ”Ada puluhan ribu jenis barang yang kami tawarkan  dan sebagian besar berupa barang kebutuhan pokok dan makanan segar. Ada juga sandang dan peralatan rumah tangga,” kata Sifa. Sejak 1993, Harmony Swalayan menyasar pangsa konsumen semua kelas, terutama untuk menengah ke bawah. Oleh karena itu, mematok harga lebih murah dibandingkan yang lain membuat ritel ini terus bertahan. Hingga kini, Harmony Swalayan hanya ada di Pondok Aren, Tangsel. (Yoga)


BUMN Menahan Agenda Go Public di Tahun Politik

27 Mar 2023

Tahun politik turut mengerem agenda ekspansi Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Pemerintah disebut-sebut meminta BUMN dan anak usahanya menahan diri untuk menghimpun dana eksternal, termasuk melalui penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia.Informasi yang diperoleh KONTAN, Kementerian BUMN mewanti-wanti para direksi perusahaan pelat merah dan anak usahanya untuk berhati-hati mengerem ekspansi. "Ada arahan agar BUMN dan anak usahanya menahan diri. Jika pun harus IPO, maksimal dilakukan Juni tahun ini. Setelah itu tidak boleh," tutur seorang direksi di salah satu BUMN, pekan lalu. Jika ditarik selama empat tahun terakhir atau sejak tahun 2019 (periode kedua pemerintahan Presiden Joko Widodo), tidak banyak BUMN dan anak usahanya yang go public. Tercatat hanya tiga perusahaan grup BUMN yang IPO. Grup BUMN yang terakhir kali IPO adalah PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO), pada 24 Februari 2023. Anak usaha Grup Pertamina ini menjual 25% saham dan meraup dana senilai Rp 9 triliun. Berdasarkan catatan KONTAN, PHE akan menawarkan saham perdana ke publik sebesar 10%-15%. Kepala Eksekutif Pengawasan Pasar Modal Otoritas OJK, Inarno Djajadi menyatakan, dana segar yang diincar PHE berkisar Rp 8 triliun-Rp 9 triliun. Pengamat BUMN dari Universitas Indonesia (UI), Toto Pranoto menilai, pemilu 2024 sudah dekat, sehingga fokus pemerintah dominan ke politik. "IPO BUMN mungkin tak menjadi prioritas (di tahun politik)." kata dia, kemarin.

Bank Mengerem Porsi Dana di Obligasi Negara

27 Mar 2023

Regulator berkali-kali menyebut likuiditas perbankan tanah air begitu longgar. Jadi, berbeda dengan di Amerika Serikat (AS). Maka, bank tetap mengoptimalkan likuiditas tersebut dalam menyalurkan kredit dan menempatkan di Surat Berharga Negara (SBN). Terlebih, permintaan kredit sudah naik tinggi di level 10% sejak Januari dan berlanjut di Februari 2023. Tren ini terus berlanjut hingga awal kuartal kedua karena momentum Lebaran meningkatkan permintaan kredit konsumer. Berdasarkan data Kemenkeu, kepemilikan SBN oleh perbankan per 21 Maret 2023 mencapai Rp 1.784,41 triliun. Nilai ini tumbuh 6,78% secara tahunan atau year on year (yoy) dari 21 Maret 2022 yang senilai Rp 1.671,1 triliun. Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyatakan, salah satu penyebab kegagalan tiga bank di AS karena kerugian valuasi kepemilikan surat utang pemerintah alias US Treasury. Kenaikan bunga acuan The Fed ikut menggerek yield US Treasury. Walhasil, harga surat utang pemerintah AS itu turun. Direktur Utama Bank BJB, Yuddy Renald menyatakan, penempatan dana di SBN dawal tahun ini cenderung menurun. Hal itu seiring kredit yang sudah tumbuh dengan baik di awal tahun. "Hingga Januari 2023 kemarin, kredit Bank BJB tumbuh 12,7% yoy. Kami juga menyesuaikan terhadap kondisi likuiditas saat ini," ujar Yuddy kepada KONTAN pada Jumat (24/3). Menurutnya, penyaluran dana pada kredit tentu tetap menjadi prioritas utama. Sekretaris Perusahaan Bank Rakyat Indonesia (BRI), Aestika Oryza Gunarto menyatakan, sepanjang tahun 2022, porsi SBN di BRI turun 12,18%. "Pengelolaan SBN berbasis manajemen risiko sebagai salah satu alternatif optimalisasi likuiditas dan kondisi pasar," jelasnya kepada KONTAN.

Dividen Emiten Pembiayaan Menggiurkan

27 Mar 2023

Tak mau kalah dengan industri perbankan, emiten saham pembiayaan (multifinance) juga siap melakukan pembagian dividen. Terutama multifinance yang sepanjang tahun lalu mencetak kenaikan kinerja positif. Besaran dividen memang belum ditetapkan oleh beberapa emiten. Pertimbangannya rencana itu masih menunggu Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Namun emiten sektor ini bersiap menebar dividen. Sebut saja, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk yang memastikan membagikan dividen tahun ini. "Jumlahnya lebih besar dari tahun lalu, karena profit juga bertumbuh," ujar Sylvanus Gani, Direktur Keuangan Adira Finance, akhir pekan lalu. PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOMF) juga berencana akan menebar dividen ke pemegang sahamnya. Emiten anak usaha dari PT Maybank Indonesia Tbk (BNII) ini juga membagikan dividen pada tahun lalu senilai Rp 33,18 miliar atau sebesar Rp 9,5 per saham. Nilai tersebut setara dengan 30% dari laba tahun buku 2021. "Rencananya bagi dividen dan akan kami umumkan di RUPS tanggal 30 Maret 2023 ya," ujar Direktur Keuangan WOM Finance, Cincin Lisa.