Nunung Raup Belasan Juta dari Jual Air
13 Aug 2021
Tribun Sumsel
PALI, TRIBUN - Sejumlah warga di Ibukota Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menjerit karena kekurangan air bersih pada musim kemarau. Kondisi ini diperparah pasokan air bersih dari Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Tirta PALI Anugerah yang tersendat. Namun puncak musim kemarau pada Agustus ternyata membawa berkah bagi Nunung yang menjadi penjual air bersih. Warga Desa Jerambah Besi Kecamatan Talang Ubi berkata bahwa bisnis tersebut telah dilakoninya sejak sebulan terakhir. Dimana, dalam satu Gentong Air kapasitas 1200 Liter dalam satu kali antar dengan mobil Pick up dihargai Rp 60 ribu. "Airnya kami ambil dari sungai maupun danau kawasan Handayani dan Talang Ubi. Alhamdulillah tidak berminyak dan airnya cukup jernih. Dalam sehari bisa 10 kali antar paling banyak. Sedikitnya bisa lima kali," katanya, Kamis (12/8).
Bisnis air akhir-akhir ini menjamur di kota Pendopo kecamatan Talang Ubi, sehingga menjadi lumbung rejeki di musim Kekeringan. Setiap hari kendaraan roda empat dengan bak terbuka berisi tong air besar berseliweran di jalan raya mengantarkan air pesanan warga. Uci salah satu penjual air bersih mengaku bahwa setiap harinya ada saja warga memesan air bersih untuk langsung diantar ke rumahnya. "Alhamdulillah sejak musim kemarau, ditambah air PDAM jarang mengalir membuat rezeki mengalir pada usaha kami. Sehari paling sedikit dua kali kami ngantar air bersih ke rumah pelanggan," ungkap Uci. Ditambahkan Uci bahwa bisnis air bersih sifatnya hanya sementara ketika musim kemarau, kalau sudah penghujan masyarakat banyak menampung air dan kebutuhan air bersih tidak lagi harus membeli. "Biasanya lebih kurang 3 bulanan di Pendopo alami kekurangan air bersih ketika kemarau dan air PDAM kurang lancar. Pada saat itulah bisnis air bersih berjalan. Kalau penghujan hanya sesekali kalau ada hajatan. Dengan kondisi ini, pemasukan ekonomi kami terbantu terlebih disaat banyak masyarakat terdampak covid-19," tukasnya.
Sementara itu, Puryadi Direktur PDAM Tirta PALI Anugerah membenarkan bahwa distribusi air bersih ke rumah pelanggan digilir setiap empat hari sekali. "Kapasitas PDAM hanya bisa mengaliri lebih kurang 1.500 pelanggan setiap hari sementara jumlah pelanggan ada 4.000an lebih. Jadi untuk menyiasati pasokan air bersih, kita lakukan secara bergilir empat hari sekali. Tetapi apabila pompa air kita di Simpang Raja sudah berfungsi, mudah-mudahan bisa 24 jam air mengalir ke rumah pelanggan," katanya.
Postingan Terkait
Lubang di Balik Angka Manis Surplus Perdagangan
08 Feb 2026
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023