Qasir Buka Akses Pendanaan untuk UMKM
Qasir, salah satu point
of sales (POS) startup asli Indonesia
menjajaki kerja sama dengan KoinWorks dan sejumlah perusahaan
fintech lainnya, guna memberikan
alternatif pembiayaan modal usaha
kepada para usahawan di ekosistem
miliknya. Langkah tersebut dilakukan
guna mendukung upaya pemerintah
untuk membantu permodalan bagi
usaha mikro, kecil, dan menengah
(UMKM) di masa pandemi Covid-19.
Mekanisme pemberian bantuan
permodalan yang digunakan adalah
PO financing atau invoice financing.
Dengan sistem ini, merchant dapat
mendaftarkan usaha, proyek yang
sedang dikerjakan, dan menyertakan bukti PO/invoice yang harus
dibayarkan.
CEO Office Qasir Ivan Hadwin
Rarumangkay mengatakan, langkah
ini dibuat sesederhana mungkin karena pihaknya memahami kesulitan
usahawan mikro tidak hanya terletak
dari administratif, tapi juga tantangan
secara literasi digital.
Berdasarkan data dari Qasir, rata-rata merchant mulai membutuhkan
tambahan modal usaha setelah berada pada fase bisnis tertentu. Pertama, saat ada kebutuhan membuka
cabang. Biasanya, merchant ini punya
basis pelanggan besar dan dituntut
untuk bisa lebih dekat dengan area
konsumennya.
“Kedua, saat butuh tambahan inventaris. Semakin bertambah variasi
produk, biasanya membuat usahawan
memper timbangkan kepemilikan
aset-aset baru untuk menunjang produktivitasnya,” imbuhnya.
Ketiga, untuk stabilitas arus kas.
Pasalnya, faktor eksternal yang datangnya tidak kenal waktu, seperti
pandemi, bisa membuat bisnis goyah
dalam hitungan hari. Memiliki pegangan kas adalah strategi usahawan
untuk memastikan bisnisnya punya
cadangan tenaga, sampai kondisi
ekonomi kembali pulih.
(Oleh - HR1)
Tags :
#UMKMPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023