UMKM Dominasi Implementasi QRIS
PALEMBANG, TRIBUN - Bank Indonesia perwakilan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mencatat implementasi Quick Response Code Indonesian Standar (QRIS) didominasi sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), terutama di wilayah kota Palembang.
Kepala Perwakilan BI Provinsi Sumsel Hari Widodo di Palembang, Minggu (18/7), mengatakan, sebanyak 244.300 merchant di Sumsel yang telah terdata per Mei 2021, 95,93 % di antaranya merupakan merchant UMKM. "Ini sebagian besar didominasi Kota Palembang dengan angka 62,47 %," kata dia.
la mengatakan, dari target nasional sebanyak 12 juta merchant pada tahun ini setidaknya Sumsel telah memberikan kontribusi cukup baik.
Namun, yang menjadi perhatian saat ini bagaimana caranya agar QRIS ini bukan hanya bertumbuh pesat di Kota Palembang tapi juga di seluruh kabupaten/kota di Sumsel.
Ini juga sesuai harapan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui digitalisasi.
QRIS merupakan kanal pembayaran yang telah diluncurkan pada 17 Agustus 2019. QRIS wajib diimplementasikan untuk QR pembayaran sejak 1 Januari 2020.
Sejauh ini jumlah merchant telah menyasar semua sektor di antaranya, pasar tradisional, minimarket, supermarket. masjid, gereja, pura, vihara, SPBU, pempek, instansi pemerintah, apotik, klinik, RS, dokter, hotel, Pondok Pesantren, Universitas, sekolah, kursus, donasi, songket dan lainnya.
Ke depan, BI juga mendorong penggunaan QRIS ini dilingkup pemerintah untuk mendorong transparansi keuangan. Menurutnya, untuk itu dibutuhkan dukungan dari para kepala daerah.
Sementara, mendukung penggunaan QRIS PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menggandeng ratusan gerai kopi di seluruh Indonesia untuk mengembangkan akses pembayaran dengan metode scan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di aplikasi mobile banking Livin by Mandiri.
SEVP Micro and Consumer Finance Bank Mandiri Josephus K. Triprakoso mengharapkan pembayaran dengan QRIS dapat semakin digemari dan menjadi pilihan utama bertransaksi di masa pandemi.
"Seiring dengan keinginan Bank Mandiri menjadi mitra finansial utama pilihan nasabah, kami akan terus menambah jumlah akseptasi pembayaran menggunakan Livin By Mandiri untuk memperluas ekosistem pembayaran cashless bagi masyarakat," ujar Josephus, belum lama ini.
Bank Sumsel Babel juga gencar mensosialisasikan QRIS.
Direktur Kepatuhan Bank Sumsel Babel Mustakim di Palembang, mengatakan fasilitas QRIS ini akan mempermudah para nasabah serta para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) dalam bertransaksi non tunai.
"Transaksinya nontunai artinya tidak kontak secara langsung. Artinya ini sesuai dengan kondisi saat ini, yakni adanya upaya pembatasan kontak fisik secara langsung, kata Mustakim.
Postingan Terkait
Menakar Daya Tahan Momentum Elektrifikasi
Kopdes Merahputih mendapat dukungan Bank Mandiri
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023