Modal Asing di Pasar Domestik
Bank Indonesia mencatat aliran modal asing sebesar Rp 7,55 triliun ke pasar keuangan domestik pada pekan ketiga Juli 2021. Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Erwin Haryono, menyatakan mayoritas dana tersebut mengalir ke pasar Surat Berharga Negara (SBN), yaitu mencapai Rp 5,73 triliun.
Masuknya investasi asing pekan ini menunjukkan tren positif jika dilihat sejak awal Juli. Bank Indonesia mencatat pasar domestik hanya mendapatkan Rp 0,64 triliun dana asing pada periode 5-8 Juli lalu. Sepekan sebelumnya, modal asing justru keluar sebanyak Rp 4,65 triliun. Meski terdapat aliran modal masuk pekan ini, premi risiko investasi Indonesia lima tahun meningkat. Risikonya naik ke level 77,03 basis point per 15 Juli dari 76,65 basis point per 9 Juli 2021.
Direktur TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim Assuaibi, mengatakan dana yang masuk di pasar obligasi dalam negeri menunjukkan tingginya minat pada surat utang pemerintah. Salah satunya dipicu peringkat obligasi pemerintah.
Sementara itu, menurut analis dari Central Capital Futures, Wahyu Tribowo Laksono, rendahnya investasi asing yang masuk ke pasar saham dalam negeri dipicu oleh faktor global. Saat ini pemerintah Amerika Serikat dan negara Eropa memberikan beragam stimulus untuk memperbaiki perekonomian mereka.
Postingan Terkait
KB Bank Raih Fasilitas Pinjaman Rp 3 Triliun
Anggaran 2025 Terancam Membengkak
Perang Global Picu Lonjakan Utang
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
Ketegangan AS–Iran Tekan Sentimen Pasar Global
Pasar Dalam Tekanan
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023