Ekosistem Kendaraan Listrik, Pabrik Baterai Dibangun 2022
Bisnis, Jakarta - Ambisi Indonesia untuk membangun ekosistem kendaraan listrik berbasis baterai telah dimulai dengan penyusunan peta jalan hingga beberapa tahun ke depan. Pembangunan pabrik baterai pun akan dimulai pada 2022. Hingga saat ini, holding baterai bersama dua calon mitra global, yakni konsorsium LG (LG Energy Solution) asal Korsel dan konsorsium CBL atau Contemporary Amperex Technology Co. Ltd (CATL) asal China, masih melakukan kajian bersama terkait dengan proyek tersebut.
Pemerintah akan mempercepat penggunaan kendaraan listrik dengan menetapkan peraturan tentang roadmap pembelian EV di instansi pemerintahan. Dalam roadmap yang dirancang hingga 2030 tersebut, pembelian kendaraan listrik untuk roda empat akan mencapai 132.983 unit, sedangkan untuk kendaraan listrik roda dua akan mencapai 398.530 unit. Perusahaan EV dapat memanfaatkan berbagai keuntungan seperti tax holiday, mini tax holiday, tax allowance, pembebasan bea masuk, bea masuk ditanggung pemerintah, dan super tax deduction untuk kegiatan penelitian dan pengembangan.
(Oleh - IDS)
Postingan Terkait
Menakar Daya Tahan Momentum Elektrifikasi
Proyek Hilirisasi US6 Miliar Segera meluncur
Penindakan Hukum Zero ODOL
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023