;

Impor Tabung Butuh Waktu Lama, Industri Sanggup Penuhi Kebutuhan Oksigen Medis

Ekonomi R Hayuningtyas Putinda 08 Jul 2021 Investor Daily, 8 Juli 2021
Impor Tabung Butuh Waktu Lama, Industri Sanggup Penuhi Kebutuhan Oksigen Medis

JAKARTA – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah menerbitkan Instruksi Menteri Perindustrian (Inmeneprin) Nomor 1 Tahun 2021 tentang Produk Oksigen sebagai Komoditas Strategis Industri dalam Masa Pandemi Covid-19. Seiring dengan itu, industri lokal siap memenuhi kebutuhan oksigen sektor medis dengan kapasitas 1.300 ton per hari. Sekretaris Jenderal Asosiasi Produsen Aromatik, Olefin, dan Plastik (Inaplas) Fajar Budiyono mengatakan, pihaknya tidak mempermasalahkan alokasi oksigen untuk medis dan siap mendukung. Dia mengaku, telah berkoordinasi dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia untuk memetakan kebutuhan medis. “Kami pastikan kebutuhan oksigen untuk medis bisa dipenuhi dan tidak ada masalah. Jadi, ada total kapasitas 1.300 ton per hari sudah dialokasikan ke sana. Mudah-mudahan bisa membantu,” ucap Fajar kepada Investor Daily, Rabu (7/7).

Fajar mengatakan, ada wacana dari dunia usaha untuk membuat rumah sakit darurat di dekat pabrik oksigen dengan 1.000 tempat tidur yang akan fokus di Banten dan Jakarta. Hal ini untuk mempercepat pendistribusian oksigen. Dia menjelaskan, semua potensi yang ada sudah dimaksimalkan dan disimulasikan, Itu sebabnya, tidak perlu ada panic buying, karena mulai minggu depan, kebutuhan oksigen bisa dipenuhi. Kadin juga sudah perintahkan ke para Kadin daerah untuk mendata rumah sakit yang membutuhkan oksigen,” ucap Fajar. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, kapasitas produksi oksigen secara nasional mencapai 866 ribu ton per tahun. Namun, produksi riil hanya 75% atau 640 ribu ton per tahun. Dari total produksi itu, sekitar 458 ribu ton dipakai untuk industri, seperti baja, nikel, smelter, sedangkan medis hanya 25% atau sekitar 181 ribu ton per tahun

(Oleh - HR1)

Tags :
#Impor
Download Aplikasi Labirin :